Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Uncategorized

Selera Makan Jadi Masalah, Sisa Makanan MBG di Kalteng Capai 60 Persen

104
×

Selera Makan Jadi Masalah, Sisa Makanan MBG di Kalteng Capai 60 Persen

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah mulai berjalan sejak awal tahun 2025 lalu. Akan tetapi, realisasi programnya masih menghadapi kendala di lapangan. Asisten Sekretariat Daerah (Setda) Kalteng bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Herson B. Aden menjelaskan, hingga kini program MBG baru berjalan di perkotaan. “Namun pelaksanaannya masih menghadapi tantangan, seperti tingginya angka sisa makanan hingga 60 persen karena perbedaan selera,” beber Herson dalam paparannya pada rapat monitoring dan evaluasi (monev) Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ruang Rapat Bajakah Utama, Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Kamis (21/8/2025) petang. Untuk itu, dia berharap agar pemerintah pusat dapat mengantisipasi kendala tersebut.
Di samping itu, kendala utama MBG di Kalteng bukan pada ketersediaan lahan, melainkan penentuan titik lokasi yang sesuai. “Target penyediaan makanan bergizi untuk 3.000 siswa per hari sulit dipenuhi karena kepadatan penduduk Kalteng yang rendah,” beber Herson. Dalam rapat yang sama, perwakilan Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Setjen Kemendagri RI) Dwi Yani Anggun Sari menyampaikan, Kalteng bersama dengan Maluku Utara masuk ke dalam batch 3 pemantauan pembangunan SPPG.
Pihaknya bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Satuan Kerja Badan Gizi Nasional (Satker BGN) untuk memfasilitasi kabupaten/kota melalui pemerintah provinsi. “Kami bersama kementerian terkait melakukan monitoring sekaligus kunjungan lapangan ke tiga lokasi yang diusulkan masing-masing kabupaten/kota, terutama di wilayah 3T. Jika ada kendala dalam pemenuhan kriteria umum lahan, akan kami sampaikan kepada pimpinan, sementara kewenangan penilaian tetap ada di PU dan BGN,” jelasnya. Beberapa wilayah yang masuk dalam rencana peninjauan antara lain Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, dan Katingan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap pembangunan SPPG di Kalteng dapat berjalan sesuai target nasional sekaligus menjawab tantangan penyediaan makanan bergizi bagi siswa hingga ke pelosok desa,” pungkasnya. (sumber : kompas)
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *