Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Umum

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

×

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Jatibarang, Semarang, Jawa Tengah, mulai menimbulkan persoalan kesehatan bagi masyarakat di sekitarnya.

Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat kualitas udara dalam radius hingga 2 kilometer dari lokasi kebakaran tidak memenuhi syarat bagi kesehatan masyarakat.

Example 300x600

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan hasil pengukuran udara ambien di sejumlah titik menunjukkan adanya peningkatan kadar polutan akibat kepulan asap dari kebakaran TPA Jatibarang.

Pengukuran dilakukan pada Kamis (1/10/2026), antara lain di SMAN 7 Semarang dan Kantor Kelurahan Bambankerep.

Baca Juga:Kebakaran Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang, Zona 4 Hangus Dilalap Api

Di SMAN 7 Semarang yang berjarak sekitar 1,9 kilometer dari TPA Jatibarang, kadar sulfur dioksida (SO) tercatat mencapai 258,26 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut berada di atas ambang batas baku mutu udara ambien sebesar 150 mikrogram per meter kubik.

“Untuk yang di area TPA Jatibarang jauh lebih tinggi,” kata Hakam di Semarang, Jumat (2/10/2026).

Kelompok Rentan Diminta Waspada

Kondisi kualitas udara tersebut menjadi perhatian karena paparan asap kebakaran dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.

Hakam mengimbau masyarakat yang terdampak asap untuk menggunakan masker sebagai langkah perlindungan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kelompok rentan, seperti bayi, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Baca Juga:Mitigasi Bencana Musim Kemarau Kota Semarang, Kebakaran di TPA Jatibarang Tak Boleh Terulang

Menurut dia, paparan asap dari kebakaran sampah perlu diantisipasi karena kondisi udara dapat berubah mengikuti arah dan kepadatan asap di lapangan.

Untuk memantau dampak kesehatan masyarakat, petugas puskesmas di sekitar kawasan TPA Jatibarang telah disiagakan.

“Monitoring wilayah dilakukan untuk mengetahui dampak dari asap kebakaran TPA,” katanya.

Petugas kesehatan juga memantau kondisi masyarakat yang berpotensi terdampak asap, sekaligus memastikan layanan kesehatan dapat diberikan apabila muncul keluhan akibat paparan asap.

TPA Jatibarang terbakar sejak Rabu (30/9/2026) malam. Kebakaran dilaporkan melanda area sekitar 10 hektare.

Api berangsur padam, tetapi sejumlah titik api masih tersisa. Kondisi tersebut menyebabkan asap tebal terus mengepul dari tumpukan sampah yang terbakar.
Dengan kualitas udara di sejumlah titik sekitar TPA telah melampaui ambang batas, masyarakat di sekitar kawasan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap, khususnya kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *