Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, dikabarkan bakal menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang.
Pagi ini, Selasa (22/7/2026), Nanik mengundurkan diri dari Kepala BGN dengan alasan harus menjalani perawatan medis di luar negeri.
Tribunnews.com berusaha mengkonfirmasi Istana Kepresidenan RI mengenai pengganti Nanik.
Dalam unggahannya di media sosial pagi ini, Nanik membocorkan sedikit informasi (spill) calon sosok penggantinya.
“Insya Allah pengganti saya adalah “adik saya” dimana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang,” kata Nanik.
BGN merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab langsung dalam merumuskan, menetapkan, dan melaksanakan kebijakan pemenuhan gizi nasional.
BGN juga bertanggungjawab atas pengelolaan program strategis pemerintahan Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat.
Belakangan Program MBG terus menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.
Apalagi setelah Kepala BGN sebelumnya Dadan Hindayana terjerat dugaan kasus korupsi program MBG.
Profil singkat Sudaryono
Dikutip dari laman resminya, Sudaryono lahir di Grobogan, 23 Januari 1985.
Dia mengaku berasal dari keluarga petani.
Sudaryono yang saat ini masih menjabat Wamentan RI mendapat pendidikan di SMA Taruna Nusantara (2000-2003), meraih predikat lulusan terbaik.
Sudaryono kemudian melanjutkan pendidikan Teknik Mesin di Akademi Pertahanan Jepang (2004-2009), S-2 Administrasi Bisnis di Swiss German University (2015-2018), dan S-3 Keuangan di IPB (2020-2023).
Sudaryono dikenal dekat dengan Presiden Prabowo Subianto.
Setelah kembali dari pendidikannya di Jepang yakni tahun 2010, dia dipercaya sebagai asisten pribadi Prabowo hingga lima tahun ke depan.
Pada Pilkada Jawa Tengah 2024 dia sempat santer dikabarkan akan maju sebagai calon gubernur. Namun, pada akhirnya dia batal maju.
Adapun saat ini dia masih menjadi Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah.
Dia juga pernah dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (2020-2025).
Sudaryono mengawali karier profesionalnya dari tahun 2014 sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy, kemudian dipercaya menjadi CEO Garuda TV pada 2018.
Selanjutnya, ia juga menjadi CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019, dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma sejak 2020.
Dia juga aktif di berbagai organisasi seperti Ketua Umum DPP APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia),dan Ketua Dewan Pembina PAPERA (Pedagang Pejuang Indonesia Raya), Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI).
Pada tanggal 18 Juli 2024 Sudaryono dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian Indonesia oleh Presiden Joko Widodo.
Selain itu, dia juga menjadi Komisaris Utama Pupuk Indonesia sejak 16 Juni 2025 menggantikan Darmin Nasution.

















