Manokwari, 13 Juli 2026 – Plt. Ketua DEPIDAR SOKSI Papua Barat, Mozes Rudy F. Timisela, ST, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, yang mengusulkan agar Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram dievaluasi secara berkala sesuai perkembangan biaya produksi dan kondisi ekonomi petani.
Menurut Mozes Rudy F. Timisela, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa petani tidak hanya menjadi objek peningkatan produksi, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang adil dari hasil kerja keras mereka.
“Kami di DEPIDAR SOKSI Papua Barat menyambut baik pandangan Bapak Mukhamad Misbakhun. Kebijakan HPP harus bersifat adaptif terhadap kenaikan biaya produksi, harga pupuk, benih, tenaga kerja, dan distribusi. Negara harus hadir menjamin bahwa petani memperoleh keuntungan yang layak sehingga sektor pertanian tetap menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan,” ujar Mozes.
Ia menegaskan bahwa kesejahteraan petani merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan harus diikuti dengan kebijakan yang memberikan kepastian harga bagi petani.
“Swasembada pangan tidak cukup hanya diukur dari besarnya produksi nasional. Yang lebih penting adalah apakah petani sebagai pelaku utama benar-benar merasakan peningkatan kesejahteraan. Apabila petani memperoleh harga yang adil, maka semangat untuk meningkatkan produksi juga akan semakin tinggi,” tambahnya.
Mozes juga mendukung dorongan agar pemerintah melalui Kementerian PPN/Bappenas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kebijakan pembangunan, khususnya di sektor pertanian. Evaluasi tersebut harus berbasis data, mengukur dampak nyata di lapangan, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif.
Lebih lanjut, DEPIDAR SOKSI Papua Barat berharap kebijakan peningkatan kesejahteraan petani tidak hanya difokuskan pada daerah sentra produksi di Pulau Jawa, tetapi juga menjangkau wilayah timur Indonesia, termasuk Papua Barat, yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian.
“Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pembangunan pertanian di Papua Barat melalui peningkatan infrastruktur pertanian, penyediaan irigasi, akses permodalan, bantuan alat dan mesin pertanian, pendampingan teknologi, serta kepastian harga hasil panen. Dengan demikian, petani Papua Barat dan seluruh Tanah Papua dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Sebagai organisasi kader yang berkomitmen terhadap pembangunan nasional, DEPIDAR SOKSI Papua Barat menyatakan siap mendukung berbagai program pemerintah yang berpihak kepada petani, mendorong peningkatan produktivitas pertanian, sekaligus memperjuangkan kebijakan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Petani adalah pahlawan pangan bangsa. Sudah saatnya mereka memperoleh penghargaan yang nyata melalui kebijakan harga yang adil, perlindungan usaha tani, dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan. Ketahanan pangan yang kuat hanya dapat terwujud apabila petaninya hidup sejahtera,” tutup Mozes Rudy F. Timisela, ST.
DEPIDAR SOKSI Papua Barat
Plt. Ketua: Mozes Rudy F. Timisela,

















