Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Umum

Kepala BP BUMN soal BBM Pertamax Naik: Masa Ditanggung Terus-terusan

×

Kepala BP BUMN soal BBM Pertamax Naik: Masa Ditanggung Terus-terusan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kepala Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dony Oskaria mengatakan bahwa alasan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamax dan Pertamax Green karena mengikuti harga pasar dan menyesuaikan dengan harga minyak dunia.

Menurut Dony, harga yang ditentukan tersebut justru di bawah daya nilai yang seharusnya dibebankan ke masyarakat.

Example 300x600

“Memang mandatnya kalau Pertamax itu harus mengikuti harga pasar kan? Kalau tidak nanti masa ditanggung terus-terusan. Karena itu kan untuk kelas menengah ke atas kan?” kata Dony, sebagaimana laporan Jurnalis KompasTV Zefanya Situmeang, Selasa (10/6/2026).

Baca Juga: Kapolri Bersyukur UU Polri Tambah Kewenangan Polisi Laksanakan Kebijakan Strategis Nasional

“Tetapi itu pun sebetulnya kita hanya 50% dari harga realnya. Nah itu sudah melewati proses dengan Menteri ESDM. Jadi Menteri ESDM lalu Dirjen menyepakati untuk melakukan itu.”

Di samping itu, Dony mengatakan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan terlalu berdampak terhadap inflasi.

“Tidak, tidak akan berdampak. Karena pemakaian Pertamax ini kan kelas menengah ke atas kan? Bukan untuk industri, bukan untuk transportasi massal. Itu yang dimaksudkan oleh Pak Menkeu. Jadi tidak akan berdampak terhadap inflasi. Nggak usah terlalu khawatir, kita harus optimis dan tenang,” ujar Dony.

Terpisah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan membawa dampak signifikan terhadap inflasi. Pasalnya, sambung Purbaya, kenaikan harga BBM tidak diperuntukan pada angkutan umum.

“Kenaikan Pertamax 30% harusnya relatif minim karena kan pertamax ga dipakai buat angkutan barang,” jelas Purbaya.

Baca Juga: Dudung Bantah Punya Dapur MBG: Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah Nanti

Sebelumnya pada 10 Juni 2026, pemerintah menaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter serta Pertamax Green menjadi Rp17.000 setiap satu liternya. Harga baru Pertamax tersebut kemudian memicu beragam reaksi masyarakat karena kenaikannya mencapai Rp4.000 per liternya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *