Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Umum

Tekor Rp 2 Triliun Tiap Bulan, BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Tahun Depan

×

Tekor Rp 2 Triliun Tiap Bulan, BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Tahun Depan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito mengungkapkan, BPJS Kesehatan mengalami defisit sebesar Rp 2 triliun setiap bulannya.

Prihati menyebutkan, nilai uang pembayaran yang dikeluarkan BPJS melebihi jumlah iuran yang masuk setiap bulannya.

Example 300x600

“Kita melakukan transaksi kesehatan itu sehari 2 juta transaksi. Ini menghasilkan pembayaran Rp 500 miliar sehari dan sebulan sebesar Rp 16 triliun, kurang lebih Rp 16,5 triliun. Dan iuran yang masuk sebesar Rp 14 triliun. Jadi setiap bulan kita defisit Rp 2 triliun,” ujar Prihati dalam rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Prihati mengeklaim, BPJS Kesehatan masih memiliki cadangan uang untuk pembayaran klaim rumah sakit sampai awal 2027.

Namun, ia mewanti-wanti bahwa BPJS Kesehatan terancam gagal bayar apabila tidak ada perubahan hingga Juli 2027 tahun depan.

Kelas Standar BPJS Kesehatan Tetap Tiga Kelas, Kelas C Tanpa Kursi Penunggu Pasien
Artikel Kompas.id
Kelas Standar BPJS Kesehatan Tetap Tiga Kelas, Kelas C Tanpa Kursi Penunggu Pasien

Setelahnya, pada Juli 2027, Prihati menyebut BPJS Kesehatan akan mengalami gagal bayar.

“Dan kita akan gagal bayar di Juli 2027 bila tidak ada intervensi Bapak/Ibu sekalian,” ucap Prihati.

Meski begitu, Prihati mengeklaim BPJS Kesehatan akan mendapat suntikan dari pemerintah sebesar Rp 20 triliun dari Kemenkeu dan Kemenkes.

Prihati menyebutkan, dana suntikan itu akan segera cair pada Juli 2026, jika PP-nya sudah ditandatangani.

“Suntikan, untuk suntikan, yang Kemenkeu. Dan ini juga yang disampaikan tadi bisa menutup kekurangan ya dalam setahun berjalan ini Pak. Tahun depan kalau suntikan kita akan mengajukan lagi pastinya,” ujar dia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *