Peringatan hari Raden Ajeng (R.A) Kartini yang jatuh pada 21 April, dimana Kartini merupakan pahlawan kebangkitan atau pahlawan emansipasi wanita atau perempuan di Indonesia, sehingga tanggal kelahirannya ditetapkan sebagai hari Kartini dan diperingati setiap tahunnya.
Bupati Toraja Utara (Torut), Frederik Victor Palimbong saat dimintai tanggapan mengatakan bahwa peringatan Hari Kartini kembali menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa.
” Hari Kartini selalu mengingatkan kita akan peran penting dan potensi besar wanita dlm kemajuan bangsa ” kata Frederik atau yang akrab disapa Dedy, kepada media.
Dikatakannya bahwa Sosok R.A. Kartini dikenang bukan hanya sebagai pahlawan emansipasi, tetapi juga sebagai pemikir yang gagasannya tetap relevan hingga saat ini. Meski wafat di usia muda, Kartini meninggalkan warisan pemikiran yang kuat, yang terus menginspirasi perempuan Indonesia lintas generasi. Semangat perjuangannya membuka jalan bagi perempuan untuk memperoleh pendidikan, kesetaraan, serta kesempatan berkontribusi di berbagai bidang.
Dirinya mengkau bahwa ada kutiban yang disukainnya yakni banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri. Dan pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar seseorang, khususnya perempuan, terletak pada sikap dan cara menghadapi tantangan.
” Salah satu kutipan tulisan beliau yang saya suka adala, Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri ” ungkap Dedy, Selasa (21/4/26) via pesan Whatsaap.
Ditambahkannya bahwa untuk tahun 2026 upacara peringatan hari Kartini akan digabung dengan beberapa moment yakni Hari Kebangkitan Nasional (HKN), hari Kartini, dan Hari Otonomi Daerah, pada tanggal 25 April 2026, yang akan digelar di Lapangan Bakti Rantepao.
Dirinya mengingatkan perempuan, bahwa peringatan hari Kartini pun tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan ajakan untuk terus menghidupkan nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan kemandirian perempuan dalam menghadapi dinamika zaman. Dan berharap semangat juang Kartini akan menjadi telandan khususnya bagi perempuan masa kini. (Cer).

















