Upaya mendorong profesionalitas relawan dapur terus diperkuat melalui pelatihan kerja memasak berstandar yang digelar selama dua hari di Manise Hotel, Rabu (08/04/2026).
Kepada wartawan Ketua Yayasan Kalyana Mitra Mandiri, Alex Tan, menegaskan pelatihan ini menjadi langkah krusial agar relawan tidak hanya bekerja secara sukarela, tetapi juga memiliki kompetensi yang terukur.
“Pelatihan kerja memasak ini penting supaya relawan punya standar dan patokan dalam bekerja, jadi tidak asal-asalan. Mereka juga dibekali pemahaman soal hygiene, kebersihan, dan kualitas makanan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari enam syarat utama yang harus dipenuhi relawan dapur agar mampu bekerja secara profesional, terutama dalam menjaga kualitas makanan bagi masyarakat penerima manfaat.
Menurutnya, aspek sanitasi dan keamanan pangan menjadi perhatian utama karena sangat berkaitan dengan kesehatan.
“Ini sangat rawan kalau tidak diperhatikan. Karena itu, kami pastikan makanan yang sampai ke penerima manfaat sudah memenuhi standar yang baik,” tegasnya.
Selain peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun rasa tanggung jawab dan kebersamaan antar relawan dalam mengelola dapur secara kolektif.
“Kami ingin setiap relawan punya rasa memiliki terhadap dapur, sehingga bisa bekerja sama dengan baik dan saling mendukung,” katanya.
Program pelatihan ini dirancang berkelanjutan dalam jangka panjang, dengan evaluasi dan perbaikan yang dilakukan secara berkala.
“Program ini masih panjang, masih ada empat tahun ke depan. Kami akan terus memperbaiki diri agar pelayanan semakin baik dari hari ke hari,” tambahnya.
Terkait legalitas, Alex memastikan pelatihan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan melibatkan tenaga ahli, serta dilengkapi sertifikasi resmi bagi peserta.
“Di akhir kegiatan peserta akan mendapatkan sertifikat. Ini penting untuk memastikan aspek sanitasi dan keamanan makanan benar-benar terjamin,” pungkasnya. ( LM_emy)

















