Nama penyanyi Pinkan Mambo kembali menjadi sorotan usai viral aksi ngamen di pinggir jalan.
Memanfaatkan ketenarannya sebagai penyanyi, Pinkan Mambo rela ngamen di pinggir yang disiarkan langsung melalui akun TikTok miliknya.
Namun rupanya penghasilan yang didapatkan Pinkan dari live TikTok cukup fantastis.
Meski penghasilannya tak menentu, Pinkan mengaku pernah mendapatkan uang jutaan dalam sehari dari hasil nyanyi di live TikTok.
“Ya kadang-kadang lima belas juta, kadang lima juta, kadang empat juta, lima puluh juta,” ungkap Pinkan, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (6/4/2026).
Pinkan menyampaikan, bahwa orang-orang yang melakukan live TikTok penghasilannya bisa jauh lebih besar dari dirinya.
Pelantun tembang Kasmaran ini pun menyebut dirinya pernah mendapatkan tujuh puluh juta dalam sehari.
“Host-host lain juga bisa sehari satu milyar.”
“Aku pernah sehari lima puluh, tujuh puluh aku pernah,” beber Pinkan.
Menurut Pinkan, penghasilan nyanyi di rumah dan di pinggir jalan jauh berbeda.
Ia menyebut publik kini lebih menghargai aksi-aksi orang yang melakukan hal ekstrem dibanding hal biasa.
“Beda banget itu kalau di rumah, karena di TikTok itu kan makin agak lain, makin dihargai.”
“Kalau kita nyanyi di rumah ya kan biasa aja.”
“Aku kan host juga kalau ada pertandingan, jadi kalau kalah dituangin deterjen dikasih balsem, kan itu tantangan,” tutur Pinkan.
Dishub Tertibkan Pinkan Mambo yang Ngamen di Jalan
Aksi Pinkan Mambo yang ngamen di pinggir jalan juga sempat disorot oleh Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub).
Petugas Dishub langsung menertibkan kegiatan tersebut, karena dinilai melanggar aturan penggunaan ruang jalan.
Salah satu petugas Dishub, Anjaya, menjelaskan lokasi tempat Pinkan dan Arya Khan mengamen bukan diperuntukkan untuk aktivitas tersebut.
Ia menyebut area tersebut merupakan wilayah khusus bagi pedagang.
“Itu kalau di situ kan khusus untuk tukang dagang. Soalnya perbatasan itu memang area tukang dagang,” ujar Anjaya, Rabu (2/4/2026).

Anjaya mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya berniat memindahkan aktivitas tersebut ke lokasi yang lebih sesuai, tanpa mengkhawatirkan aspek keamanan.
“Kalau bisa saya mau pindahin ke pos, kalau pas itu kan keamanan enggak jadi soal,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa fokus utama petugas tetap pada kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi.
“Yang penting kita tetap standby di posisi jalan ini, untuk pengaturan lalu lintas,” tegas Anjaya.
Terkait perizinan, Anjaya juga menyoroti bahwa aktivitas ngamen di jalan seharusnya dilengkapi dengan dokumen resmi, bukan sekadar izin lisan.
“Kalau soal (Pinkan Mambo) izin (ngamen di jalan), dia nggak pakai surat-surat, cuma izin aja anggota (Dishub),” pungkasnya.

















