Situasi mencekam sempat menyelimuti Kabupaten Dogiyai usai insiden pembakaran yang terjadi pada Sabtu (4/4/2026). Namun, respons cepat aparat gabungan TNI dan Polri langsung meredam potensi gangguan keamanan yang lebih luas.
Tak butuh waktu lama, jajaran aparat keamanan dari Polda Papua Tengah, Polres Dogiyai, hingga personel Brimob dan TNI turun langsung ke lokasi kejadian. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir menjaga keamanan masyarakat.
Sejumlah pejabat tinggi turut memimpin langsung peninjauan di lapangan. Di antaranya Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto, Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Papua Tengah AKBP Dennis Putra, Danyon A Kompol Muhamad Tahir, Kapolres Dogiyai Kompol Y. Mince Mayor, serta Wakapolres AKP Ngarifin bersama jajaran lainnya.
Setibanya di lokasi, aparat langsung menyisir area terdampak. Puing-puing bangunan yang hangus dan sisa material terbakar masih berserakan, menjadi bukti nyata kerasnya insiden yang terjadi.
Namun di balik bekas kehancuran itu, aparat memastikan situasi tetap terkendali. Pengamanan diperketat, sementara penyisiran dilakukan untuk mencegah potensi gangguan lanjutan.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat juga membawa ketenangan tersendiri. Warga yang sebelumnya diliputi kekhawatiran kini mulai merasa lebih aman.
Pihak kepolisian pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu yang belum tentu benar,” ujar salah satu pejabat di lokasi.
Langkah cepat dan terukur dari aparat gabungan ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di Dogiyai.
Upaya ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.
Hingga saat ini, situasi di Kabupaten Dogiyai dilaporkan aman dan kondusif. Meski demikian, aparat keamanan masih terus bersiaga untuk mengantisipasi setiap kemungkinan yang dapat mengganggu stabilitas wilayah. (*)

















