Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 akan berlangsung aman, di tengah konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.
Menurut penjelasannya, seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun ini, akan berjalan sesuai rencana pemerintah Arab Saudi.
Pernyataan itu disampaikan Dubes Faisal dalam konferensi pers di Kediamannya, di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2026).
“Berkaitan dengan peristiwa ataupun berkaitan dengan haji ini, sejalan ataupun sesuai dengan planning yang telah digariskan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi, bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar,” ungkapnya, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Dalam kesempatan itu, ia juga memastikan Arab Saudi dalam kondisi aman bagi jemaah haji. meski kawasan Timur Tengah sedang dilanda ketegangan geopolitik.
“Kerajaan Arab Saudi alhamdulillah sampai saat ini memang negaranya aman,” tegasnya.
Sebelumnya, PLT Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah mengatakan Kementerian Haji RI sudah menyampaikan, bahwa Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum mengumumkan adanya perubahan penyelenggaraan ibadah Haji di 2026.
Menurutnya, sampai sejauh ini pelaksanaan ibadah Haji masih tetap sebagaimana yang direncanakan, dan belum ada skenario lain dari Arab Saudi.
“Kalaupun nanti ada perkembangan lebih lanjut, tentunya akan disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah,” tuturnya seperti dilaporkan jurnalis Kompas TV, Vedrizqa, Jumat (13/3).
Sebab itu, ia mengimbau agar masyarakat, khususnya calon jemaah haji untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi.
“Dan tetap merujuk pada informasi resmi dari pemerintah yang akan disampaikan secara berkala,” tuturnya.

















