Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Umum

Aparat TNI-Polri Amankan 12 Terduga Pembunuh Sadis Tambrauw, 2 Kepala Kampung

×

Aparat TNI-Polri Amankan 12 Terduga Pembunuh Sadis Tambrauw, 2 Kepala Kampung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sorong – Gerak cepat tim aparat gabungan Polres Tambrauw, Brimob Polda Papua Barat Daya dan Satgas TNI 763 melakukan operasi pada beberapa kampung di wilayah Distrik Bamus Bama, Kabupaten Tambrauw pasca aksi kekerasan terhadap tiga warga sipil dalam sepekan ini berbuah hasil.

Tim Aparat Gabungan TNI – Polri tersebut berhasil mengamankan 12 orang yang diduga sebagai terduga pelaku meski statusnya masih sebatas saksi.

Example 300x600

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Humas Polda PBD Kompol Jenny Hengkelare saat menggelar konferensi pers di Mapolda setempat, Kamis (19/3/2026).

Dijelaskan Plt Kabid Humas bahwa tim aparat gabungan berhasil melakukan penanganan terhadap kasus dugaan penghadangan, pengeroyokan, dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Distrik Bamus Bama, Rabu (18/2/2026) pukul 18.32 WIT.

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan 12 orang yang diduga sebagai pihak yang berkaitan langsung dengan kejadian terbunuhnya pegawai honorer Pemkab Tambrauw, Nakes RS Pratama Fef dan satu warga di daerah tersebut.

Ke 12 orang terduga pelaku pembunuhan masing-masing berinisial TY, LY, SY , AY (Kepala Kampung Banfot), MY (Kepala Kampung Bamusbama), BY, AY, DY, YJ (ASN), PY, DJ dan DY.

Selain itu, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti yang saat ini masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan, antara lain:

Sebanyak 7 pucuk senapan angin, 7 bilah parang, 4 buah noken, 3 buah tombak, 1 alas tidur, 11 buah anak panah dan 1 buah kembang api.

Kemudian, satu buah senter berwarna oranye, 2 benda yang diduga jimat, 1 buah tas kecil, 9 botol minuman beralkohol, 1 buah topi berwarna hijau, 1 buah tas berwarna hitam, 5 unit handphone, 1 pasang sepatu, 1 buah busur panah, 2 buah sisir kayu, 3 unit charger handphone, 1 pak peluru senapan angin, 3 buah korek api, 1 buah kalung berwarna emas, 4 buah kunci rumah dan 1 ruas bambu.

Selanjutnya dijelaskan Kompol Jenny, pada hari yang sama sekira pukul 03.00 WIT, tim gabungan kembali melakukan penyisiran dan penyergapan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian para pihak terkait.

Operasi tersebut dilaksanakan di wilayah Kampung Salim, Distrik Bamusbama, serta meluas ke beberapa kampung lainnya, yakni Kampung Bano dan Kampung Jogbe.

“Dalam kegiatan tersebut, aparat berhasil menemukan dan mengamankan 12 orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut,” ucap Plt Kabid.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta pihak-pihak yang terlibat.

Sedangkan Direktur Reskrimum Polda PBD Kombes Pol. Junov Siregar, S.H., S.I.K mengatakan proses penanganan perkara ini masih dalam tahap penyelidikan.

Junov juga belum memastikan 12 terduga pelaku pembunuhan sadis di Distrik Bamusbama terafiliasi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Kami mohon kesabaran dari semua pihak, karena saat ini aparat masih mendalami berbagai aspek, termasuk dugaan tindak pidana pengeroyokan, pembunuhan, serta perbuatan lainnya sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, kami belum dapat menyampaikan kesimpulan final. Semua masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman,” ujar Kombes Junov Siregar.

Mantan Wakapolres Raja Ampat itu menegaskan, terkait identitas para pihak maupun saksi-saksi juga masih dalam tahap pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut, sehingga belum dapat dipublikasikan.

Apabila nantinya ditemukan bukti yang cukup, maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Perlu kami tegaskan, memang terdapat beberapa indikasi awal, namun hal tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum yang sah,” tuturnya.

KENN

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *