Tambrauw – Penyerangan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) terhadap masyarakat sipil kembali terjadi.
Kali ini di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, Senin (16/3/2026).
Peristiwa naas kali ini dialami tenaga kesehatan (nakes). Sebanyak empat nakes dilaporkan menjadi korban penyerangan.
Insiden tersebut terjadi ketika keempat tenaga kesehatan itu sedang dalam perjalanan dari Rumah Sakit Pratama Fef setelah selesai melaksanakan tugas mereka.
Namun setibanya di wilayah Kampung Jokbu atau Banfot, perjalanan mereka tiba-tiba dihadang oleh sekelompok OTK.
Berdasarkan laporan yang diterima dari sumber di lapangan, situasi saat itu berlangsung sangat cepat dan mencekam.
Para korban tidak menyangka akan menghadapi serangan di tengah perjalanan menuju tempat tugas mereka.
Dalam situasi panik, dua dari empat nakes berusaha menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.
Kedua korban kemudian berlari menuju Pos TNI yang berada di Distrik Bamusbama untuk mencari perlindungan sekaligus melaporkan peristiwa yang baru saja mereka alami.
Sementara itu, dua korban lainnya tidak sempat melarikan diri dan tertinggal di lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun menyebutkan kedua korban tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Yeremia Lobo dan Edwin. Keduanya merupakan nakes yang sedang menjalankan tugas pelayanan di wilayah Kabupaten Tambrauw.
Adapun dua korban yang berhasil menyelamatkan diri yakni Hamzah dan Robby.
Saat ini keduanya berada di Pos TNI Bamusbama untuk mendapatkan perlindungan sekaligus dimintai keterangan terkait kronologi kejadian.
Peristiwa ini mengejutkan masyarakat di wilayah Distrik Bamusbama dan sekitarnya. Nakes selama ini dikenal sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan medis kepada masyarakat, terutama di daerah pedalaman yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Hingga saat ini aparat keamanan masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait pelaku serta motif penyerangan tersebut.
Selain itu, aparat juga meningkatkan pengamanan di wilayah Distrik Bamusbama dan sekitarnya guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lanjutan.
Insiden ini kembali menyoroti tantangan keamanan di sejumlah wilayah pedalaman Papua Barat Daya, khususnya bagi tenaga kesehatan dan masyarakat sipil yang menjalankan tugas pelayanan di daerah terpencil.
Para nakes di wilayah pedalaman sering harus menempuh perjalanan jauh dengan kondisi medan yang sulit demi memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan.
Oleh karena itu, keamanan mereka menjadi perhatian penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan terkait kronologi lengkap maupun pelaku penyerangan tersebut.
KENN

















