Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Uncategorized

Geramnya Kepala BMKG, Kasih Peringatan Keras-Minta Pemda Siap Siaga

×

Geramnya Kepala BMKG, Kasih Peringatan Keras-Minta Pemda Siap Siaga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani meminta kepada seluruh pemerintah daerah (pemda), agar tidak menunda respons terhadap informasi cuaca ekstrem yang diberikan pihaknya. Ia menegaskan, bencana besar seperti yang dipicu Siklon Tropis Senyar sebenarnya dapat diminimalkan apabila peringatan dini BMKG segera ditindaklanjuti.

“Saya perlu sampaikan bahwa untuk Siklon Tropis Senyar itu sebenarnya bisa kita prediksi, Bapak Mendagri (Tito Karnavian), prediksinya itu kurang lebih sekitar 8 hari sebelum proses pembentukan terjadinya siklon utama,” kata Faisal dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah yang digelar secara hybrid, Senin (1/12/2025).

Example 300x600

Dia menuturkan, peringatan dini tersebut sudah diberikan pihak BMKG beberapa kali kepada para kepala daerah.

“Di daerah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, itu Kepala Balai Besar BMKG Wilayah 1, itu sudah mengeluarkan warning 8 hari sebelumnya, diulang lagi 4 hari sebelumnya, kemudian diberikan 2 hari sebelumnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebagian kepala daerah sudah merespons cepat, namun sebagian lainnya belum optimal.

Early Action, Zero Victim

Karena itu, ia meminta agar semua Pemda memperkuat kesiapsiagaan dan segera bertindak ketika menerima informasi peringatan ekstrem.

“Mohon para kepala daerah juga berhati-hati dan mencermati informasi-informasi yang kami berikan melalui pos atau koordinator tiap provinsi. Kami (BMKG) bisa diundang untuk diajak berdiskusi bagaimana persiapan-persiapan ancaman berikutnya,” terang dia.

Ia menekankan, musim hujan saat ini merupakan periode rawan pembentukan bibit siklon tropis di selatan Indonesia. Fenomena tersebut dapat berkembang cepat dan memicu hujan ekstrem serta banjir dalam waktu singkat.

Untuk itu, Faisal mengingatkan pentingnya respons cepat demi mencegah korban jiwa.

“Dengan demikian maka rapat ini sangat penting agar kita semua memiliki kesiapsiagaan dengan awas, siaga, menuju keselamatan. Early warning menumbuhkan early action menuju zero victim,” tegasnya.

BMKG memastikan seluruh sistem monitoring terus diperkuat, termasuk radar cuaca, hingga koordinasi dengan kementerian dan lembaga. Namun ia kembali menegaskan, mitigasi yang efektif hanya dapat berjalan bila pemerintah daerah bergerak segera setelah peringatan diterbitkan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *