Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Pertemuan G20 Akan Bahas Kebijakan Baru Trump

NavigasiNews – Belakangan ini berbagai isu global mencuat ke permukaan. Salah satu yang santer terdengar adalah isu ekonomi terkait terpilihnya Donald Trump sebagai presiden baru Amerika Serikat (AS).

Isu ekonomi global terkait pergeseran posisi Presiden AS yang sebelumnya diduduki oleh Barack Obama kini ditempati oleh Trump dianggap penting. Pasalnya, keduanya memiliki kebijakan yang cenderung bertolak belakang. Trump lebih condong memproteksi negaranya demi mendorong pertumbuhan negaranya. Kemenangan Trump merebut kursi nomor 1 di AS pun mengejutkan berbagai pihak.

“Kenapa Clinton kalah? Karena warga AS rupanya sesuai dengan proteksi yang ditawarkan Trump, akhirnya dia menang. Ini membalikkan apa yang dilakukan Presiden Obama, sekarang diperhatikan betul-betul. Ini membuat hubungan baru,” jelas Deputi Koordinasi Bidang Kerja Sama Ekonomi Internasional Rizal Affandi Lukman, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (27/1/2017).

Dia menambahkan, perubahan global akan semakin terasa. Sebab Amerika memutuskan untuk keluar dari Trans-Pacific Partnership (TPP).

Padahal AS dianggap memiliki peran sentral dalam keanggotaan TPP.

TPP pun bukan satu-satunya kerjasama yang diusung secara global. Masih ada Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang juga dianggap penting. Sehingga, fokusnya jangan hanya ke TPP.

“TPP dan RCEP sama besarnya di sektor perdagangan. Jadi kalau TPP kita tidak tahu hasil akhirnya ke depan tapi kalau RCEP kita lihat sangat penting. Masa depan TPP kita belum tahu,” tambahnya.

Pertemuan anggota Forum G20 akan berlangsung mulai Februari-Maret 2017. Berbagai isu global akan dibahas di dalam forum ini oleh negara anggota yang terdiri dari 19 negara. Beberapa di antaranya Amerika Serikat, Afrika Selatan, Arab Saudi, Australia, China, dan Indonesia.

Be the first to comment on "Pertemuan G20 Akan Bahas Kebijakan Baru Trump"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*