Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Pandawa Group Rugikan Investor Rp 6 Triliun

NavigasiNews – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan seluruh kegiatan penghimpunan dana yang dilakukan Pandawa Group adalah ilegal. Pasalnya berpotensi merugikan masyarakat dan diduga melanggar UU tentang Perbankan.

Firma Hukum Purwanto Kitung and Associate sebagai kuasa hukum para investor Pandawa Group mengaku, jumlah kerugian yang diderita investor Pandawa Group ditaksir mencapai Rp6 triliun.

Purwanto Kitung, pendiri Purwanto Kitung and Associate mengatakan, saat ini pihaknya mendapat laporan dari 17 diamond (investor yang membawahi ribuan investor lain) dan 31.600 investor dengan kerugian yang mencapai Rp2,85 triliun.

“Pada awalnya orang percaya terhadap Pandawa Grup (yang tidak berbadan hukum) karena dia diasosiasikan dengan Koperasi Simpan Pinjam Pandawa Mandiri. Koperasi ini memang berbadan hukum sejak Januari 2016 lalu dan terdaftar di Kementerian Koperasi dan UKM,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (27/1/2017).

Sebagai informasi, koperasi tersebut menawarkan return 10% perbulan dari setiap modal yang disetor (dibatasi maksimal Rp50 juta).

“OJK memperkirakan kerugian investor mencapai Rp3,6 triliun, saya kira lebih bisa mencapai Rp6 triliun,” paparnya.

Be the first to comment on "Pandawa Group Rugikan Investor Rp 6 Triliun"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*