Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Soal Biaya STNK, Polri: Beban Pajaknya Tidak Naik

Foto Ilustrasi

Navigasinews- Perihal kenaikan biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa hal itu didasari tuntutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagaimana Peraturan Pemerintah (PP) No.60 tahun 2016.

Boy menjelaskan bahwa kenaikan tarif pengurusan itu bukan kenaikan pajak yang dikenakan pada kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat. Kenaikan terjadi pada pos biaya lain, salah satunya biaya administrasi. “Di kolom administrasi 2010 itu nihil, tetapi untuk yang sekarang ada Rp 50.000. Untuk kendaraan roda dua Rp 25.000 untuk satu tahun,” jelas Boy dalam penjelasannya kepada media di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/1).

Boy mengatakan, biaya administrasi tersebut akan dialokasikan sebagai kenaikan insentif petugas pelayanan Samsat. Meskipun diakuinya belum ada perhitungan kenaikan insentif tersebut. “Honor kepada pelaksana pelayanan di Samsat, syaratnya harus melalui proses sertifikasi itu Rp 300.000 per orang per bulan, itu konsep tahun 2010. Dengan konsep yang baru, ini masih belum dibicarakan dengan Kementerian Keuangan. Artinya, belum difinalkan berapa honor dengan perubahan PNBP ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Boy mengungkapkan bahwa sisa kenaikan biaya akan masuk ke dalam kas negara sebagai PNBP. Selain itu, akan dikembalikan kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sebagaimana ramai diberitakan, pemerintah menetapkan kenaikan biaya pengurusan STNK dan BPKB hingga 100 persen mulai 6 Januari 2017 ini.

Berikut perubahan PP No 60 tahun 2016 tentang Penerimaan Bukan Pajak di Lingkungan Polri pengganti PP No 50 tahun 2010 yang berlaku mulai 6 Januari 2017:

Biaya pembuatan SIM baru
SIM A, B1-B2, sebesar Rp 120 ribu,
Sim C, C1, C2 Rp 100 ribu,
SIM D untuk difabel Rp 50 ribu
SIM Internasional Rp 250 ribu.

Untuk perpanjangan,
SIM A, SIM B1-B2 Rp 80 ribu,
SIM C, C1, dan C2 Rp 75 ribu,
SIM D Rp 30 ribu
SIM Internasional Rp 225 ribu.

Kenaikan untuk plat nomor naik 100 persen.
Untuk roda 2-3 dari Rp 30 ribu menjadi Rp 60 ribu
Roda empat dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu.

Penerbitan BPKB
Roda 2-3 dari semula Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu,
Roda 4 dari Rp 100 ribu menjadi Rp 375 ribu.

Be the first to comment on "Soal Biaya STNK, Polri: Beban Pajaknya Tidak Naik"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*