Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Humas KPK : Mendag Tak Kunjung Hadir Sebagai Saksi Dugaan Gratifikasi Bowo Sidik

Jubir KPK, Febri Diansyah (Foto: Antara)

Navigasinews.com Jakarta -Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita tak kunjung hadir menjadi saksi dalam proses penyidikan Bowo Sidik dugaan suap dan gratifikasi. Kini KPK mempertimbangkan untuk menghadirkan Enggartiasto di persidangan Bowo yang segera digelar.

“Jaksa akan mempertimbangkan hal tersebut apakah dibutuhkan atau tidak dibutuhkan. Pada dasarnya, ketika yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi, itu sebenarnya ruang juga untuk melakukan klarifikasi atau memberikan informasi-informasi, termasuk bantahan-bantahan, yang mungkin bisa langsung disampaikan kepada penyidik kemarin,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

“Kami sesalkan ya ketika ada penyelenggara negara, apalagi setingkat menteri, tidak cukup memberikan contoh yang baik untuk hadir dalam proses pemeriksaan sebagai saksi di KPK.

Enggartiasto tiga kali absen dari panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi Bowo. Padahal kita sedang bicara tentang misalnya komitmen tentang pemberantasan korupsi.

Dan kita tahu Presiden juga sangat berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi sebagaimana yang sering disampaikan oleh Presiden,” ujarnya.

Bowo Sidik merupakan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar. Dia ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi karena diduga menerima duit dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat Indung yang juga sudah menjadi tersangka.

KPK menduga Bowo menerima suap sekitar Rp 1,6 miliar dari Asty. Uang itu diduga diberikan agar Bowo membantu PT HTK mendapat perjanjian penggunaan kapal-kapalnya untuk distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik.

Selain menerima suap, Bowo diduga menerima gratifikasi sekitar Rp 6,5 miliar. Gratifikasi ini diduga berasal dari empat sumber. Antara lain, terkait gula rafinasi, BUMN, penganggaran pembangunan pasar di Minahasa Selatan, dan terkait DAK Kepulauan Meranti.

Be the first to comment on "Humas KPK : Mendag Tak Kunjung Hadir Sebagai Saksi Dugaan Gratifikasi Bowo Sidik"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*