Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Irianto : Pembentukan BPOM Kaltara Menjadi Prioritas Kami

BERI DUKUNGAN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menerima audiensi dengan Kepala BPOM RI, Dr Penny K Lukito di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (17/7). ( Foto / Humas Pemprov Kaltara )

TANJUNG SELOR, navigasinews.com – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI,  Dr Ir Penny K Lukito MCP bersama rombongan, Rabu (17/07/2019) kemarin melakukan kunjungan ke Kalimantan Utara (Kaltara). Kedatangan mereka diterima langsung oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, dengan melakukan audensi yang dilangsungkan di Ruang Rapat lantai I Kantor Gubernur Kaltara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan juga masyarakat Kaltara, saya ucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Kepala Badan POM RI. Ini merupakan kunjungan berharga yang sangat kami harapkan,” ujar Irianto dalam pertemuan itu.

Kedatangan Kepala BPOM RI didampingi para pejabat Badan POM untuk yang kali pertama ke Kaltara ini, dikatakan Gubernur, memenuhi undangan yang disampaikan secara resmi beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah terkait rencana pembentukan Balai BPOM di Kaltara.

Dijelaskan Dr Penny, pembentukan Balai BPOM Kaltara sebenarnya sudah lama direncanakan. Namun masih dalam proses melalui kementerian terkait untuk disetujui. Pihaknya akan terus memperjuangkannya hingga terwujud. Apalagi posisi strategis Kaltara yang berada di wilayah perbatasan.

“Kita akan perjuangkan. Yang pasti pembentukan BPOM Kaltara menjadi prioritas kami,” tegas Penny.

Saat ini Badan POM yang ada di wilayah Kaltara masih berstatus Loka, yang berada di Tarakan. Melihat tantangan dan juga posisi Kaltara yang strategis ini, keberadaan Badan POM dirasa perlu ditingkatkan.

“Untuk ke depannya kita akan naikkan status. Tentu dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi, untuk sama-sama meyakinkan ke Kementerian terkait apalagi Kaltara merupakan daerah yang cukup strategis,” lanjutnya.

Menanggapi hal ini, Gubernur Kaltara mengatakan, Pemprov siap membantu memperjuangkan peningkatan status Badan POM.

“Saya sudah mengusulkan pembentukan Badan POM di Kaltara sejak 2014. Kenapa Badan POM penting? Keberadaan Lembaga ini sangat strategis, dalam rangka untuk perlindungan masyarakat terkait konsumsi obat dan makanan. Apalagi dengan posisi wilayah kita yang berada di perbatasan,” kata Irianto.

Guna mendukung upaya pembangunan tersebut, Pemprov Kaltara siap membantu menyediakan lahan di areal Kota Mandiri Baru (KBM) Tanjung Selor.

Gubernur juga mengusulkan agar Badan POM membentuk Loka atau Pos di wilayah perbatasan Kaltara, seperti di Sebatik ataupun di Krayan, Kabupaten Nunukan.

 “Ini penting, untuk mengawasi masuknya berbagai macam obat-obatan dan makanan dari Malaysia. Apalagi ini juga sejalan dengan akan dibangunnya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di perbatasan Kaltara. Yang tahun ini alhamdulillah usulan kita disetujui. Insya Allah akan dibangun dua PLBN di Sebatik dan Long Midang, Krayan,” imbuh Gubernur. (humas)

Be the first to comment on "Irianto : Pembentukan BPOM Kaltara Menjadi Prioritas Kami"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*