Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Pemprov – GIZ Teken Kerja Sama PROPEAT

KERJA SAMA : Sekprov Kaltara H Suriansyah saat menyerahkan cinderamata kepada SPM Budisusanti, Direktorat Pengendalian Kerusakan Gambut KLHK, kemarin (16/7). (Foto / Humas Pemprov kaltara )

TANJUNG SELOR, navigasinews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bekerjasama dengan Deutsce Gesellshaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) melakukan proyek pengelolaan dan rehabilitasi gambut dan lahan basah (PROPEAT) di Kaltara. Peluncuran dan penyusunan rencana kerja proyek pengelolaan dan rehabilitasi gambut dan lahan basah dibuka Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah, di ruang pertemuan gedung gabungan dinas (Gadis) Pemprov Kaltara, kemarin (16/7/2019).

Kerjasama tersebut diantaranya melakukan pengelolaan ekosistem dan lahan basah yang lebih berkelanjutan di Delta Kayan Sembakung. Proyek ini didanai Kementerian Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman dengan durasi waktu 2019 hingga 2021.

Lokasi PROPEAT di Kaltara meliputi 13 Kesatuan Hidrologi Gambut (KHG) yang tersebar di 4 kabupaten. Yakni Malinau, Nunukan, Bulungan dan Tana Tidung.

“Delta Kayan Sembakung yang menjadi lokasi PROPEAT, merupakan sebuah kawasan yang mencakup mangrove rawa dan hutan gambut yang sebagian besar untuk budidaya,” kata H Suriansyah.

Secara umum, lahan gambut dan lahan basah di Kaltara memiliki arti sangat penting bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat. Sebab lahan gambut dan lahan basah dipergunakan sebagai lahan pertanian dan kepentingan perikanan.

“Lebih jauh lagi, lahan gambut dan lahan basah berperan dalam pengaturan mata air. Juga sebagai habitat keanekaragaman hayati, menahan erosi dan abrasi pantai, menjaga siklus dan nutrisi keanekaragaman laut,” jelas H Suriansyah.

GIZ sendiri, melalui PROPEAT berusaha membantu dan mendorong Pemprov Kaltara untuk melakukan rehabilitasi dan merevitalisasi lahan gambut dan mangrove. Termasuk didalamnya mendorong praktik-praktik pengelolaan lahan gambut dan mangrove yang lestari sembari mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendukung emisi gas rumah kaca.

“Saya berharap kementerian terkait, juga Bappeda dan Dinas Kehutanan (Dishut) untuk dapat bekerjasama dalam mewujudkan proyek ini. Selain itu, proges proyek dapat dilaporkan secara berjenjang hingga 2021,” tutup H Suriansyah. (humas)

Be the first to comment on "Pemprov – GIZ Teken Kerja Sama PROPEAT"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*