Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Amien Rais : Prabowo Wajib Oposisi Demi Demokrasi

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais usai shalat Idul Adha di Rumah Sakit Islam Sukapura, Jakarta Utara, Senin (12/9/2016)

Navigasinews.com. Yogyakarta – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, mengingatkan Prabowo Subianto dan semua partai politik dalam koalisinya agar mendeklarasikan diri sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Jika semua bergabung dalam pemerintahan, kata Amien, demokrasi di Indonesia akan mati. Sebab tak akan ada kekuatan politik yang akan mengawasi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kalau pada bergabung nanti tak ada lagi yang mengawasi. Nanti suara DPR sama dengan suara eksekutif. Itu pertanda lonceng kematian demokrasi. Di mana-mana seperti itu,” ujar Amien saat ditemui di rumahnya di Yogyakarta, Sabtu, 13 Juli 2019.

Amien menilai, Prabowo dan partai koalisinya berada di luar pemerintahan dan menjadi oposisi, itu akan menjadikan mereka lebih bermartabat. “Sangat indah kalau kubu Prabowo itu di luar. Ini juga terhormat untuk mengawasi lima tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin mendatang,” tuturnya.

Kelompok atau kekuatan politik oposisi, katanya, tetaplah penting dalam sistem demokrasi. Jika tidak, semua lembaga politik dalam negara akan seia-sekata dengan pemerintah, dan itulah akhir dari demokrasi.

“Jika parlemen sudah jadi jubirnya eksekutif, maka demokrasi mengalami musibah yang paling berat dan tidak bisa bangkit kembali. Kalau kedua kekuatan, eksekutif-legislatif, jadi satu, apalagi jika yudikatif mengamini, game is over,” katanya.

Be the first to comment on "Amien Rais : Prabowo Wajib Oposisi Demi Demokrasi"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*