Wagub Sulbar : Temu Karya Sukarelawan PMI Se Sulawesi Barat Untuk Membangun Solidaritas Dalam Kemanusiaan

Navigasinews.com – Upacara pembukaan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung dilapangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kakao Tasiu Kacamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat.

Kegiatan dalam rangka mempertemukan para Sukarelawan se-Sulawesi Barat dibumi perkemahan Kalukku ini merupakan temu Sukarelawan ke-II yang menjadi kegiatan rutinitas PMI Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan setiap 4 tahun sekali.

Kegiatan temu Sukarelawan ke-II Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung di SMK Kakao Tasiu Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat Rabu (27/12) Melibatkan sejumlah anggota Palang Merah Indonesia (PMI) dari 6 Kabupaten se-Sulawesi Barat, diantaranya Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mamuju yang berjumlah 50 peserta, Kabupaten Polewali Mandar 50 peserta, Kabupaten Mamasa 35 peserta, Kabupaten Majene 28 peserta, Kabupaten Mamuju Tengah 40 peserta dan Kabupaten Mamuju Utara 33 peserta ditambah dengan tim Sukarelawan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) 20 peserta, Public Safety center (PSC) 20 peserta, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) 10 peserta, Pemadam kebakaran Kabupaten Mamuju dan Basarnas

Pertemuan tim Sukarelawan ini bertujuan untuk membangun kebersamaan antara setiap Tim Sukarelawans PMI se-Sulawesi Barat dalam menjalankan amanahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan, sehingga pada kegiatan temu Sukarelawan ke-II ini diharapkan setiap tim Sukarelawan PMI memiliki rasa tanggung jawab sebagai Sukarelawan yang mengabdi untuk kemanusiaan dan masyarakat sebagai amanah Palang Merah Indonesia (PMI) Sulbar

Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Hj Enny Anggraeny Anwar yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Provinsi Sulbar turut menghadiri kegiatan temu Sukarelawan II PMI Provinsi Sulawesi Barat tersebut serta turut hadir ketua Pengurus PMI pusat yang diwakili oleh Muas bidang MPR dan Sukarelawan bersama dengan sejumlah ketua PMI Kabupaten Sulawesi Barat.

Sebelum kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Enny Angraini Anwar, ketua Pusat PMI yang diwakili oleh Muas memberikan sedikit penjelasan bagaimana lahirnya PMI diIndonesia.

Pada 17 September 1945 sejak Presiden Pertama Sukarno melahirkan PMI diIndonesia tidak lain adalah dengan tujuan agar bagaimana dunia internasional dapat mengakui kemerdekaan dan keduaulatan Indonesia dan Sudah 72 tahun PMI menjalankan amanah Presiden pertama Indonesia Sukarno menurut PBB Bahwa PMI merupakan organisasi terbesar yang ada didunia hingga hari ini PMI masih mampu berdiri kokoh dengan baik di indonesia sebagai relawan kemanusiaan.

Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Hj Anny Anggraini Anwar Saat Membuka Acara Temu Sukarelawan PMI Se Sulbar.

Wagub Sulbar Anny Angraini Anwar memberikan sambutannya sekaligus membuka acara temu Sukarelawan II PMI Provinsi Sulawesi Barat  “melihat gerak cepat Sukarelawan PMI dalam menangani berbagai bencana alam seperti longsor banjir dan bencana alam lainnya sangat perlu kita beri apresiasi,itu membuktikan bahwa pelayanan yang telah diberikan oleh Tim Sukarelawan PMI semakin maksimal, gerak cepat Sukarelawan PMI ini lahir berkat kerja keras dan semangat kita bersama yang selalu ingin lebih maju, dan kita berharap PMI kedepannya akan semakin besar lagi di Sulawesi Barat  ungkap Wagub Sulbar kepada Navigasinews.

Dia menambahkan perlu kita ketahui Tim Sukarelawan ini merupakan strategi pembinaan dan pengembangan Sukarelawan yang dikemas untuk melakukan evaluasi dan pembinaan serta mempertemukan para relawan PMI untuk sama-sama memantau dan mengevaluasi pembinaan yang telah dilaksanakan oleh PMI sekaligus merancang peran dan kegiatan Sukarelawan untuk mendukung dan melaksanakan program peningkatan organisasi dan pelayanan PMI, “Tutup Enny Anggraeni Anwar yang juga Sebagai ketua PMI Sulawesi Barat.

Be the first to comment on "Wagub Sulbar : Temu Karya Sukarelawan PMI Se Sulawesi Barat Untuk Membangun Solidaritas Dalam Kemanusiaan"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*