Mengenal Para Kandidat Pilgub Sulsel Dari Laman Wikipedia

Navigasinews.com – Sosok yang akan bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel semakin mengemuka. Satu per satu kandidat bermunculan, dengan berbagai program yang disosialisasikan.

Sesuai hasil pantauan redaksi Navigasinews dari laman Wikipedia bahwa sedikitnya, ada tiga pasangan kandidat yang namanya sedang mengemuka saat ini. Mereka yakni Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar (NH -Aziz), Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar (IYL – Cakka) dan Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (NA – ASS).

Informasi Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2018

Khusus bagi calon gubernur, ketiganya bukanlah sosok baru di Sulsel. Nurdin Halid atau NH dikenal sebagai politisi ulung Partai Golkar asal Sulsel, IYL mantan Bupati Kabupaten Gowa dua periode dan NA Bupati Kabupaten Bantaeng dua periode.

Rekam jejak ketiganya pun sedikit banyak telah diketahui masyarakat Sulsel pada umumnya. Namun menarik disimak, bagaimana sosok ketiga calon pemimpin Sulsel ini di ensiklopedia terbesar saat ini yaitu Wikipedia.

Wikipedia merekam sosok Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI periode 2003-2011 dan pernah menjadi anggota DPR – RI dari Partai Golkar pada tahun 1999—2004.

Riwayat hidup Nurdin Halid digambarkan sebagai seorang yang pernah tersandung kasus korupsi gula dan minyak goreng.

“Pada tanggal 16 Juli 2004, dia ditahan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan gula impor ilegal. Ia kemudian juga ditahan atas dugaan korupsi dalam distribusi minyak goreng. Hampir setahun kemudian pada tanggal 16 Juni 2005, dia dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dibebaskan. Putusan ini lalu dibatalkan Mahkamah Agung pada 13 September 2007 yang memvonis Nurdin dua tahun penjara.” Begitu bunyi tulisan di Wikipedia.

“Nurdin kemudian dituntut dalam kasus yang gula impor pada September 2005, namun dakwaan terhadapnya ditolak majelis hakim pada 15 Desember 2005 karena berita acara pemeriksaan (BAP) perkaranya cacat hukum. Selain kasus ini, ia juga terlibat kasus pelanggaran  impor beras dari Vietnam dan divonis penjara dua tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Agustus 2005. Tanggal 17 Agustus 2006 ia dibebaskan setelah mendapatkan remisi dari pemerintah bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.” tulis Wikipedia

Bagaimana dengan Ichsan Yasin Limpo, IYL yang lebih populer saat ini diperkenalkan Wikipedia sebagai mantan bupati Gowa dua periode. Adik Syahrul Yasin Limpo ini pernah menjadi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan tahun 1999-2004 dan 2004-2005 serta Bupati Kabupaten Gowa periode tahun 2005-2010 dan 2010-2015.

Yang menarik, di kolom riwayat hidup, IYL digambarkan pernah tersandung kasus ijazah palsu. “Ichsan Yasin Limpo diduga memalsukan dokumen ijazah SMP yang digunakan untuk pendaftaran calon bupati di tahun 2005.

Kasus ini berawal dari laporan Lembaya Swadaya Masyarakat Gempar ketika pemilihan kepala daerah Kabupaten Gowa Juli 2010[1]. Saat itu, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menetapkan tersangka, antara lain : Gasing Daeng Kulle, penulis nama Ichsan dalam ijazah dan Achjanti Natsir mantan Kepala SMP 27 Makassar, serta Takdir, kurir Ichsan.” begitu ulasan Wikipedia.

“Dalam pemeriksaan, ditemukan banyak kejanggalan ijazah Ichsan Yasin Limpo, misalnya, pada tahun 2005, saat pencalonan Ichsan pertama kali sebagai Bupati Gowa, Muhammad Takdir berperan sebagai kurir yang membawa ijazah ke SMP Jongaya untuk dilegalisir. Ijazah tersebut diperlihatkan kepada Achjanti , namun ditolak sebab ijazah tersebut belum tercantum nama Kepala SMP Jongaya pada tahun 1976, yaitu Sukma Sungkeng, dan tidak ada tanda tangan Wali Kelas Laode Oki. Keesokan harinya, Achjanti menemui Wali Kelas Laode Oki di kediamannya. Usai pertemuan itu, Takdir diminta untuk memfoto kopi ijazah tersebut sebanyak 15 lembar oleh Achjanti. Achjanti kemudian memerintahkan Takdir untuk menemui Gasing, yang kemudian menuliskan nama Kepala SMP Sukma Sungkeng menggunakan pensil. Gasing juga menandatangani ijazah tersebut yang seharusnya ditandatangani oleh Wali Kelas. Para pelaku pemalsuan dijerat dengan pasal 226 ayat 2 dan pasal 55 KUHP, tetapi Ichsan Yasin Limpo lolos dari jeratan hukum dan melenggang menjadi Bupati Gowa dua periode.[2]”

Buka Biodata IYL di Wikipedia :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ichsan_Yasin_Limpo

Sementara itu, Nurdin Abdullah atau NA tak banyak digambarkan oleh Wikipedia selain sebagai figur penerima penghargaan “Tokoh Perubahan” dari Republika bersama tiga pejabat daerah lainnya se-Indonesia pada Mei 2015. Nurdin Abdullah lahir di Sulawesi Selatan, 07 Februari 1963 dan saat ini berumur 54 tahun adalah Bupati Kabupaten Bantaeng periode 2008 – 2013 dan periode 2013 – 2018.

Buka Wikipedia Tentang Nurdin Abdullah :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Nurdin_Abdullah 

Yang menarik justru wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman. Wikipedia mengulas tuntas riwayat hidup Sudirman Sulaiman yang merupakan seorang teknokrat.

Andi Sudirman Sulaiman disebutkan pernah bekerja di PT Thiess Indonesia, PT Petrosea, dan PT Offshore Services Indonesia/MES. Anak muda yang gemar olahraga futsal ini digambarkan punya pengalaman pekerjaan profesional dan mendapat posisi strategis di perusahaan asing di usia yang masih relatif muda (sekarang, 34 tahun).

Buka Tautan Wikipedia :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Andi_Sudirman_Sulaiman

Siapapun pilihan terbaik dari bakal calon gubernur yang akan berlaga di pilgub sulsel, tentunya sangat bergantung pada derajat rasionalitas masyarakat sulsel sendiri dalam menentukan segala indikator kelayakan yang menurutnya pantas menjadi pelayan masyarakat di Sulawesi Selatan. Silahkan anda memilih sesuai pilihan dan tanpa paksaan oleh siapapun.

Be the first to comment on "Mengenal Para Kandidat Pilgub Sulsel Dari Laman Wikipedia"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*