Tim Medis Indonesia Di Rohingya Mendapat Pujian Dari Militer Bangladesh

Tim Medis IHA & Militer Bangladesh

Navigasinews.com – Indonesian Humanitarian Alliance, tim medis asal Indonesia yang diterjunkan di Jampoli, Ukhiya, Cox’s Bazar, Bangladesh mendapatkan pujian dari pihak militer Bangladesh.

Hal itu diutarakan oleh Auron Gojib, salah satu kopral yang bertugas di daerah Jampoli. Tentara yang turut bertugas untuk membawa ke posko-posko kesehatan para pengungsi Rohingya yang terluka ataupun sakit ini mengutarakan.

“Saya sudah berkeliling dan membawa pasien ke semua posko kesehatan di sini (Jampoli), namun hanya posko kesehatan Indonesia yang paling total dalam merawat pasien.”

Hal itu menurutnya disebabkan karena posko kesehatan Indonesia ini beroperasi selama 5 jam (dari jam 10 pagi hingga 3 sore), dibandingkan posko kesehatan lain disekitarnya yang umumnya beroperasi selama dua jam.

“Posko lainnya kebanyakan juga diisi oleh para perawat, sedangkan di posko Indonesia, ada dokter-dokter yang merawat,” tuturnya setelah dialihbahasakan oleh penerjemah lokal tim medis IHA.

Pujian itu bermula saat dia membawa seorang pengungsi Rohingya yang pendarahan di jari kaki karena terjatuh Rabu (18/10) siang. Pasien itu dirawat oleh Suhendar Atmaja hingga pendarahannya berhenti.

Besoknya lagi, dia membawa pasien anak yang ditolak di posko-posko kesehatan lainnya. Anak itu mengalami pembengkakan di kaki karena abses, Suhendar kemudian melakukan operasi di atas meja plastik dan keterbatasan.

Melihat itu Auron Gojib dan rekan-rekannya berdecak kagum. Dia mengutarakan rasa terima kasihnya kepada tim.

Sekalipun dipuji, Dokter Ershad sebagai perwakilan tim tidak ingin besar kepala.

“Saya pikir tim IHA sudah melakukan yang semestinya. Ini memang sudah tanggung jawab kami,” tutup kader Muhammadiyah ini.

Dhihram Tenrisau

(Tim Medis IHA)

Melaporkan Dari Bangladesh

Be the first to comment on "Tim Medis Indonesia Di Rohingya Mendapat Pujian Dari Militer Bangladesh"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*