Tim Medis Indonesia Melakukan Promosi Kesehatan Untuk Pengungsi Rohingya

Navigasinews.com – Sepanjang 15-29 Oktober 2017, Tim Medis gelombang keempat dari Indonesia Humanitarian Alliance (IHA) melaksanakan pelayanan kesehatan di kawasan pengungsi Rohingya, Ukhiya, Cox’s Bazar, Bangladesh. Tim ini terdiri atas berbagai organisasi di Indonesia.

Beranggotakan 7 orang, tim medis ini diketuai oleh dokter Pradipta Suarsyaf dari Dompet Dhuafa. Tim medis ini akan mengobati sekitar 200-an orang pengungsi perharinya.

Tim tersebut juga akan mengadakan “trauma healing” dan terapi pencegahan dalam bentuk edukasi dan promosi kesehatan kepada anak kecil.

“Tim kami melihat bahwa permasalahan utama di kamp pengungsi ini adalah persoalan sanitasi. Permasalahan ini dapat memicu banyak penyakit,” tutur dokter asal dari Bekasi ini dalam rilisan persnya yang di terima oleh redaksi Navigasinews.

Tim Medis IHA Setelah Melayani Para Pengungsi

Selain dari itu kegiatan ini adalah salah satu program “Cap Tangan Cinta Anak Indonesia untuk Anak Rohingya” yang ditujukan sebagai bentuk komitmen tim medis untuk mencegah kekerasan terhadap anak berlanjut.

“Karena dalam tragedi kemanusiaan seperti ini, anak kecil dan perempuanlah yang senantiasa menjadi korban,” lanjutnya.

Posko Medis IHA Di Pengungsian

Hingga hari ini PBB merilis bahwa sebanyak 537.000 pengungsi telah berdatangan ke kawasan pengungsi di Cox’s Bazar ini. Beberapa NGO dan tim medis telah masuk,  namun belum memecahkan penyakit kulit dan ISPA yang terjadi di sana.

Selama kunjungan 3 tim medis sebelumnya, penyakit tersebutlah yang paling banyak ditemukan di pengungsi.

 

Dhihram Tenrisau melaporkan dari Bangladesh.

Be the first to comment on "Tim Medis Indonesia Melakukan Promosi Kesehatan Untuk Pengungsi Rohingya"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*