Relasi Indonesia Institute : Provokasi Isu Komunisme dan Perppu Ormas Tidak Perlu Terjadi

Navigasinews.com – Sikap negara terhadap komunisme sudah sangat tegas dan jelas. Komunisme dilarang keras di Indonesia. Ketetapan MPRS Nomor 25 tahun 1966 sudah sangat tegas mengatur tentang larangan paham-paham komunisme dan pembubaran PKI. Aturan ini juga dipertegas dengan UU 27/1999 tentang Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berkaitan dengan keamanan negara

Dengan adanya peraturan tersebut di atas, masyarakat sebenarnya tidak perlu khawatir dengan isu kebangkitan komunis. Jika memang ditemukan bukti adanya komunisme di masyarakat maka sebaiknya segera dilaporkan kepada pemerintah untuk ditindak tegas.

Dengan dasar hukum yang kuat, pemerintah tidak akan ragu untuk menindak tegas komunis di Indonesia. “Ujar Muhajir Abdul Rauf Direktur Relasi Indonesia kepada Navigasinews.

Hal tersebut di atas sekaligus menjelaskan bahwa provokasi isu komunisme tidak diperlukan. Sikap negara sudah sangat jelas. Apalagi jika isu komunisme tersebut dikaitkan dengan isu menolak Perppu Ormas No 2 Tahun 2017 seperti yang akan dilakukan oleh Alumni 212 dalam Aksi Bela Islam 299 pada Jumat 29 September 2017 nanti.

Perdebatan tentang komunisme terutama peristiwa Gerakan 30 September 1965 tidak akan pernah selesai. Semua pihak yang terlibat merasa paling benar, dengan versinya masing-masing.

Komunisme sudah tidak laku lagi di Indonesia, bahkan di berbagai negara di dunia. Daripada sibuk mencari-cari siapa yang komunis atau di mana ada komunis, lebih baik melakukan penguatan ideologi Pancasila dan rasa nasionalisme warga negara. “Tutup Abdul Rauf”

Be the first to comment on "Relasi Indonesia Institute : Provokasi Isu Komunisme dan Perppu Ormas Tidak Perlu Terjadi"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*