bnpt 1 photo bnpt 2_zpsit6thrqt.png

Peran Indonesia Dalam Konflik Di Myanmar Cukup Signifikan

Navigasinews.com – Konflik yang terjadi di Rakhine Myanmar menjadi keprihatinan banyak pihak. Dengan kompleksitas masalah yang ada maka perlu keterlibatan banyak pihak untuk menghentikan konflik yang sudah menimbulkan korban jika ratusan orang.

Salah satu pihak yang diharapkan dapat membantu penyelesaian konflik di Myanmar adalah Indonesia. Etnis Rohingnya yang menjadi korban dari konflik di Rakhine Myanmar adalah etnis beragama muslim, wajar jika banyak pihak berharap Indonesia sebagai salah satu negara dengan mayoritas penduduk beragama muslim ikut berperan serta dalam penanganan konflik tersebut.

Saat ini Indonesia sudah melakukan peran yang signifikan dan banik secara langsung kepada korban konflik maupun tidak langsung melalui jalur diplomasi. Bantuan berupa obat-obatan, pembangunan sekolah bagi pengungsi diberikan pemerintah Indonesia kepada etnis Rohingnya yang menjadi korban di Myanmar.

Selain itu langkah diplomasi dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan mengirim langsung Menteri Luar Negeri ke Myanmar. Pemerintah melalui Kementrian Luar Negeri juga aktif melakukan diplomasi dan komunikasi dengan pihak-pihak internasional yang berpengaruh seperti Sekjen PBB dan Penasuhat Khusus untuk Rakhine State Kofi Annan.

Langkah yang telah dilakukan pemerintah ini dapat dirasakan langsung oleh korban konflik di Myanmar. Hal ini tentu berbeda dengan tanggapan dan komentar sebagian warga yang cenderung mendeskriditkan pemerintah tanpa didukung fakta di lapangan.

Selain itu sebagian masyarakat justru menuntut pemerintah melakukan aksi yang terkotak-kotak pada identitas tertentu dengan asumsi bahwa konflik tersebut disebabkan oleh konflik antar agama.

Tentu saja pemerintah yang sudah berpengalaman melakukan penanganan konflik mempunyai cara pandang yang lebih strategis dengan tetap mempertimbangkan faktor hubungan internasional.

Indonesia sebagai negara berpengaruh di Asia Tenggara sudah melakukan aksi-aksi strategis untuk membantu penanganan konflik di Myanmar.

Pertimbangan situasi regional Asia Tenggara dan situasi global dunia menjadi catatan penting pemerintah dalam bertindak. Tidak mungkin Pemerintah melakukan tindakan yang justru akan berdampak lanjutan.

Masyarakat harus bersyukur bahwa pemerintah Indonesia peduli terhadap konflik di Myanmar dan membantu dengan paradigma kemanusiaan yang universal, bukan terkotak-kotak dalam identitas tertentu.

Eh, Sudah Baca Ini Belum?

Penggalangan Dana Oleh Aliansi Komunitas Mamuju Telah Di Serahkan Navigasinews.com - Aliansi lembaga Komunitas Mamuju Sulawesi Barat melakukan sebuah gerakan penggala...
Aksi Kemanusiaan Oleh Pemuda Mamuju Peduli Rohingnya Navigasinews.com - Menindak lanjuti apa yang menjadi perhatian dunia saat ini yang tertuju pada aksi...
Badko HMI Nusra Meminta Jokowi Mengambil Sikap Terhadap Tragedi Rohingnya & ... Navigasinews.com - Tragedi pembantaian etnik Muslim Rohingya di Rakhine Myanmar semakin menjadi-jadi...
PM Malaysia Meminta Rakyat Indonesia Peduli Terhadap Rohingya dan Tidak Melulu M... Navigasinews- Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengajak masyarakat Indonesia yang mayoritas Musl...