bnpt 1 photo bnpt 2_zpsit6thrqt.png

Mendagri Tjahjo Kumolo : Paslon Dan Tim Sukses Penyebar Kebencian Di Pemilu Bisa Didiskualifikasi

Navigasinews.com ‐ Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan pentingnya mengusut pihak di balik sindikat penyebar ujaran kebencian Saracen yang telah di ringkus oleh pihak kepolisian kemaren.

Menurutnya kasus itu bisa menjadi momentum bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mempersiapkan diri menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2018 dan Pemilihan Presiden Republik Indonesia 2019.

Jika bisnis penyebar ujaran kebencian masih ada hingga momen-momen penting dalam politik itu, situasinya bisa makin keruh. Maka Tjahjo pun meminta KPU dan Bawaslu memperketat pengawasan mereka.

“Siapa pun pasangan calon yang mengumbar kebencian, menghujat dan memfitnah harus ditindak tegas. Harus ada ketegasan dari kepolisian dan perangkat pemilu, saya kira parpol juga sama,” ujar mantan Sekjen DPP PDIP.

Jika ada calon yang terbukti melanggar soal ujaran kebencian itu, nantinya harus ada tindakan tegas. Bahkan beliau menyarankan agar calon pilkada tersebut di diskualifikasi dari kesertaannya dalam pemilihan. Tak ada ampun, sebab menyebar berita bohong bakal merusak demokrasi.

Bukan hanya pasangan calon, anggota tim sukses yang menyebar ujaran kebencian pun bakal mendapat tindakan yang tak kalah tegas.

“Karena syarat Pilkada, Pileg, Pilpres itu tingkat partisipasi politik naik. Maka seharusnya tidak ada politik uang dan kampanye menyesatkan, menghujat serta berbau fitnah,” ujar Tjahjo kembali menegaskan.

Ia melanjutkan, saat ini ia tengah mengawal kesiapan keuangan dari 171 daerah untuk pesta demokrasi. Kita tunggu saja hasilnya nanti.

“KPU dan Bawaslu harus tegas dalam bekerja sama dan melakukan pengawasan. Begitupun DPR Pusat hingga daerah dengan kepolisian, BIN dan TNI, harus mengawal baik. Kami optimistis aman-aman saja proses demokrasi dalam waktu dekat ini,” Ujar Tjahjo.

Eh, Sudah Baca Ini Belum?

Bawaslu RI : Partai PKPI, Idaman dan PBB Lolos Proses Pendaftaran 2019 Navigasinews.com - Bawaslu meloloskan PKPI, PBB, dan Partai Idaman ke proses pendaftaran Pemilu 2019...
Uji Publik Atas Tiga Peraturan KPU (PKPU) Navigasinews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar uji publik atas tiga Peraturan KPU (PKPU) d...
KPK & Mendagri : Kasus e-KTP Tetap Berjalan Navigasinews.com - Saksi kunci kasus korupsi proyek e-KTP, Johannes Marliem, diduga tewas bunuh diri...
8 Desain Kotak Suara Transparan Di Pemilu 2019 Navigasinews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan terobosan baru dengan membuat delapan...
KPU Tetapkan Anies-Sandi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Navigasinews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menggelar rapat pleno penetapan Gubernur ...