bnpt 1 photo bnpt 2_zpsit6thrqt.png

Sopir Truk Perekam Video Oknum Polisi Pungli Tak Di Hukum & Mendapatkan Reward Oleh POLRI

Kapolri Tito Karnavian

Navigasinews.com – Kabar sopir truk yang merekam oknum polisi melakukan pungutan liar (pungli) menjadi tersangka dipastikan hoax.

Mabes Polri angkat bicara soal sopir korban pungli oleh oknum polisi nakal di Kalimantan Selatan. Sopir yang berani merekam dan lantas menggugah video itu di media sosial yang lantas viral itu akan diberi penghargaan bukan pidana seperti yang beredar di medsos.

Terkait video di medsos yang menayangkan oknum polisi lalu lintas tengah melakukan pungli kepada seorang sopir, tayangan tersebut menjadi viral di medsos memunculkan banyak tanggapan negatif dari masyarakat dan netizen. Ujar Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto melalui rilis, Sabtu (19/8/17).

Menyikapi hal tersebut, Rikwanto melanjutkan, Kapolda Kalimantan Selatan telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengecekan di lapangan sekaligus pemeriksaan kepada oknum polisi tersebut.

Kapolda Kalsel akan memberikan reward karena memberikan informasi tentang anggota yang pungli,” ujar Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan AKBP Mochamad Rifai saat dimintai konfirmasi nya.

Setelah dilakukan penyelidikan didapatkan fakta bahwa peristiwa tersebut memang benar terjadi. Pungli dilakukan oleh oknum polisi lalu lintas berinisial Aiptu MM dan Bripka DB dari Polsek Labuan Aman Selatan, Polres Hulu Sungai Tengah.

Saat ini oknum tersebut telah dilakukan pemeriksaan dan akan dilakukan proses tindakan hukum lebih lanjut di internal. tegasnya.

Rencananya, reward akan diberikan langsung oleh Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana di Mapolda pada Senin (21/8/2017). Apresiasi ini diberikan karena sopir truk itu dinilai membantu mengawasi dan melaporkan kinerja polisi secara langsung.

Dia menegaskan praktik pungli tidak boleh terulang. Kapolda Kalsel meminta jajarannya bertugas sesuai dengan aturan yang berlaku. Pesan pertama, jangan diulang lagi, ini yang terakhir. Jadi bukan main-main lagi, jadi bukan masanya lagi dilakukan pungli dan kita juga ada tim saber pungli,” kata Rifai menjelaskan pesan dari Kapolda untuk anggotanya.

Oknum Polisi Pungli Di Kalsel Via Screen Shot Video Di Facebook

Kapolri : Jangan Mengkhianati Institusi

Berkaitan dengan hal tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan dalam peristiwa suap-menyuap maka polisi dan penyuap bisa dikenakan pidana.

“Kalau pemerasan maka polisinya saja yang dipidana. Karena peristiwa tersebut benar terjadi pengunggahnya tidak dipidana justru dikasih reward karena melaporkan anggota Polri yang mengkhianati institusinya,” tambah Rikwanto mengutip Tito.

Eh, Sudah Baca Ini Belum?

Kapolri Tito Karnavian : KAHMI Unsur Penting Bangsa Indonesia Navigasinews.com - Kapolri Jenderal Pol H.M Tito Karnavian menghadiri acara Dialog Nasional KAHMI. K...
Kapolri Jenderal Tito Karnavian Berbagi Pengetahuan Di Acara Partai Golkar Navigasinews.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian hadiri pada acara 'Pelatihan dan Pendidikan Komun...
Kapolri Jenderal Tito Karnavian : Soal Aris Budiman Ke DPR, Itu Tanpa Sepengetah... Navigasinews.com - Kedatangan Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Aris Budiman ke Pansus KPK di...
Kapolri Jenderal Tito Karnavian Memimpin Sertijab 5 Kapolda Baru Navigasinews.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memimpin penyerahan sertifikat jabatan (sertijab)...
Kapolri Jenderal H Muhammad Tito Karnavian : Menitipkan WNI Kepada Kepala Polisi... Navigasinews.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menitipkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang seda...