Himbauan KPK Dalam Mengelola Dana Desa

Navigasinews.com – Pemerintah telah menggelontorkan dana desa Rp 60 triliun pada tahun ini. Diperkirakan alokasi anggaran dana desa akan naik dua kali lipat pada tahun depannya.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarief mengingatkan ratusan kepala desa dan lurah pemenang Lomba Desa dan Kelurahan yang digelar oleh Ditjen Bina Pemdes Kemdagri tahun ini, agar tidak terjadi penyimpangan terhadap pengelolaan dana desa.

“Pasti bapak-bapak tidak, tapi saya pikir itu yang harus kita ingat-ingat. Jangan kita melakukan yang enam poin tadi. Jika tak lakukan itu insya Allah kita tidur nyenyak, enggak kepikiran polisi,” kata Syarif.

Syarief menilai langkah pemerintah menggelontorkan dana yang besar kepada desa merupakan hal yang tepat.

“Tapi saya berharap karena bapak dan ibu yang hadir di sini adalah yang berprestasi. Dikasih uang seberapa pun bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan warga desa,” ujar Syarif.

Para Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi

Syarief menyatakan, kepala desa dan lurah memiliki peran penting. Bahkan, menurutnya, peran kepala desa dan lurah lebih penting ketimbang presiden.

“Kalau saya mau urus KTP, saya tidak butuh presiden, tapi saya butuh kepala desa. Kalau keluarga saya mau nikah, saya butuh tanda tangan kepala desa. Kalo mau urus apa saja, yang pasti kita butuh kepala desa atau lurah.”Ujar Syarief.

Syarief menyebut terdapat sejumlah modus penyimpangan dalam pengelolaan dana desa. Beberapa di antaranya, pengadaan barang dan jasa yang tidak sesuai alias fiktif, penggelembungan anggaran, dan tidak melibatkan masyarakat dalam musyawarah desa, penyelewangan dana desa untuk kepentingan pribadi, dan lemahnya pengawasan serta penggelapan honor aparat desa.

Maka dari itu di perlukan kewaspadaan diri dan transparansi sesama aparat desa. Di karenakan dana yang semakin besar seiring dengan semakin besar pula potensi penyimpangannya. “Tutup Syarief.

 

Be the first to comment on "Himbauan KPK Dalam Mengelola Dana Desa"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*