bnpt 1 photo bnpt 2_zpsit6thrqt.png

Populer, Cantik & Keturunan Habib Itulah Najwa Shihab

Navigasinews.com – Genap 17 tahun berkarier di Metro TV, Najwa Shihab akhirnya memutuskan mundur dari media yang telah membesarkan namanya itu. Keputusan Nana, demikian ia biasa dipanggil, keluar dari Metro TV diumumkan melalui akun Twitternya, Selasa, 9 Agustus 2017. “Menjadi reporter Metro TV pada bulan Agustus 2000, perjalanan saya bersama Metro TV juga akan berakhir pada bulan yang sama. Ini adalah Agustus penghabisan,” tulis Najwa Shihab di akun Twitternya, @najwashihab.

Najwa Shihab, (dok/ist)

Najwa Shihab yang akrab dipanggil Nana, lahir di Makassar, 16 September 1977. Situs wikipedia menuliskan Najwa merupakan seorang pembawa acara berita di stasiun televisi Metro TV. Ia antara lain menjadi anchor program berita prime time Metro Hari Ini, Suara Anda dan program bincang-bincang Mata Najwa.

Najwa merupakan putri kedua Quraisy Shihab, Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII. Nana menikah dengan Ibrahim Assegaf, dan sudah memiliki satu orang anak laki-laki yang akrab dipanggil Izzat (14 tahun). Presenter cantik ini juga sangat akrab dan populer dengan kalangan mahasiswa se indonesia karena beberapa program nya seperti Goes To Campus.

Tujuh belas tahun merintis karier di media yang sama, membuat Najwa menjadi salah satu pembawa acara terkenal. Kesuksesannya memunculkan dan “menghujani” narasumber kelas satu dengan rentetan pertanyaan tajam di panggung acaranya membuat nama Najwa sangat diperhitungkan.

Acara Mata Najwa sendiri juga akan berakhir setelah nantinya menayangkan episode wawancara ‘Eksklusif Bersama Novel Baswedan’. Mata Najwa akan resmi berhenti setelah tujuh tahun mengudara.

Nama Najwa Shihab dikenal juga sebagai pembaca berita. Penampilannya banyak membuat penonton terpesona. Lalu, siapakah Najwa Shihab yang dalam penampilannya memiliki intonasi suara khas ini.

Najwa merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 2000. Semasa SMA ia terpilih mengikuti program AFS, yang di Indonesia program ini dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya, selama satu tahun di Amerika Serikat. Merintis karier di RCTI, tahun 2001 Najwa Shihab memilih bergabung dengan Metro TV karena stasiun TV itu dinilai lebih menjawab minat besarnya terhadap dunia jurnalistik.

Tanggapan Dari Metro TV

Kami sangat berterima kasih kepada Najwa Shihab atas kontribusi yang telah diberikan selama 17 tahun berkarya di Metro TV. Kami akan merasa kehilangan Najwa Shihab sebagai jurnalis dan tuan rumah Mata Najwa,” kata President Director Metro TV Suryopratomo dalam keterangan resmi dari stasiun televisi itu yang dimuat di social media, Selasa (8/8/2017) malam.

Presenter Mata Najwa, Najwa Shihab memutuskan untuk berhenti dari acara yang sudah lama dibawakannya. Selain itu, Najwa Shihab juga sekaligus mengundurkan diri dari Metro TV. “Ujarnya.

Keturunan Habib Yang Tak Memakai Gelarnya

Dari sang Bapak, Najwa Shihab mendapat garis keturunan habib. Dalam buku Cahaya, Cinta dan Canda M Quraish Shihab dituliskan, di kalangan Arab Indonesia, habib menjadi gelar bangsawan Timur Tengah yang merupakan kerabat Nabi Muhammad (bani Hasyim), khususnya dinisbatkan terhadap keturunan Nabi Muhammad melalui Fatimah az-Zahra yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.

Sementara dalam bahasa Arab, habib berakar dari kata hub yang berarti ‘cinta’. Jadi habib berarti ‘yang mencintai’, atau bisa juga ‘yang dicintai’. Tetapi kemudian maknanya berkembang menjadi suatu istilah, yakni habib adalah orang teladan, orang baik yang berpengetahuan, dan seseorang yang berhubungan dengan Rasulullah.

Meski memiliki gelar habib, keluarga Quraish tak menggunakan gelar tersebut. Quraish menolak dipanggil habib karena alasan kedua yang dinilai “mengandung unsur pujian.”
“Saya merasa, saya butuh untuk dicintai, saya ingin mencintai. Tapi rasanya saya belum wajar untuk jadi teladan. Karena itu saya tidak, belum ingin dipanggil Habib,” kata Quraish seperti ditulis dalam buku karya Mauludin Anwar, Latief Siregar, dan Hadi Mustofa ini.

Apalagi, ada ajaran ayahnya, Prof. KH. Habib Abdurrahman, yang merupakan kakek Najwa, yang berpesan agar tidak menonjolkan garis keturunan. Abdurrahman Shihab sendiri merupakan ulama, guru besar di bidang tafsir, dan tokoh pendidik bereputasi baik di kalangan masyarakat.

Dengan alasan yang sama, Quraish juga tak mau dipanggil dengan sebutan kiai. “Sudah deh enggak usah repot-repot panggil saya habib atau kiai. Panggil saya ustaz saja,” kata Quraish. Keluarga Quraish Shihab hanya mau dipanggil habib oleh cucu mereka untuk menggantikan panggilan kakek.
“Karena kakek itu sangat mencintai cucunya, terkadang lebih dari cinta kepada anaknya. Cucu juga kadang-kadang lebih mencintai kakeknya daripada bapaknya,” kata Quraish.
Lepas dari itu semua, pesan lain dari penolakan keluarga Quraish Shihab untuk penyebutan gelar itu, demi memberikan contoh keteladanan, perihal siapa yang wajar diberi gelar kehormatan.

 

 

Najwa Shihab & Ayahnya Quraish Shihab

Eh, Sudah Baca Ini Belum?

Relasi Indonesia Institute ; Najwa Shihab Juru Bicara Presiden Navigasinews.com - Genap 17 tahun berkarier di Metro TV, Najwa Shihab akhirnya memutuskan mundur dar...