bnpt 1 photo bnpt 2_zpsit6thrqt.png

Kemendikbud Susun Aturan Penggunaan Lagu Indonesia Raya Versi Tiga Stanza

ilustrasu upacara bendera

Navigasinews.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyusun aturan agar sekolah-sekolah mulai menyanyikan lagu Indonesia Raya versi tiga stanza. Hal tersebut akan diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan dan rencananya akan diterapkan pada tahun ajaran baru.

“Tahun ajaran baru ini kita sudah pakai, Juli,” kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, (2/6).

Sebagai informasi, lagu Indonesia Raya merupakan karya Wage Rudolf Supratman yang pertama kali dibawakan pada saat Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Lagu tersebut kemudian dijadikan lagu kebangsaan Republik Indonesia.

Supratman menciptakan lagu ini yang terdiri dari tiga stanza. Lagu Indonesia Raya yang saat ini populer merupakan stanza bagian pertama saja.

Hilmar mengatakan pihaknya saat ini sedang menyusun detail pedoman menyanyikan lagu Indonesia Raya versi tiga stanza itu. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah durasi lagu yang menjadi lebih lama yaitu 3,5 menit.

“3 Stanza panjang juga kalau kita nyanyi 3,5 menit. Sebetulnya enggak panjang-panjang amat, relatiflah. Saya kira kalau seminggu sekali, orang masih bisalah,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa saat ini pihak Kemendikbud sudah merekam kembali lagu Indonesia Raya versi tiga stanza di studio Lokananta, Solo. Nantinya rekaman tersebut akan dijadikan pedoman di sekolah-sekolah.

Baik sebagai pedoman bernyanyi, maupun pedoman bagi dirijen yang akan memimpin lagu tersebut. Hilmar menyebut nantinya perihal pedoman akan termasuk di dalam Permendikbud.

Lebih lanjut, Hilmar menilai lirik dalam stanza kedua dan ketiga yang jarang dinyanyikan itu relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Sehingga dipandang tepat bila kemudian dinyanyikan oleh siswa sekolah.

“Soal keadilan, bukan hanya keadilan sosial, keadilan ruang juga. Kita cenderung mengabaikan yang di pinggir-pinggir, padahal kan di situ pesannya ‘Selamatkan pulaunya, lautnya, pandunya, semuanya’ di dalam lagu Indonesia Raya itu. Jadi melihat liriknya punya arti yang begitu penting, kami ambil inisiatif untuk merekam itu,” ujar dia.

Eh, Sudah Baca Ini Belum?

PPDB Jalur Nonakademik SMA/SMK Se-Jabar Dimulai Senin Besok Navigasinews.com - Para alumni SMP/MTs yang akan melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK harus bersiap dar...
Bahas Kuliah Di Luar Negeri, Diskusi Lentera Negeri Dibongkar Ormas Navigasinews.com - Tindak kekerasan terjadi lagi di kota makassar. Sebuah diskusi yang diselenggarak...
Menteri Sosial Tekankan Pentingnya Dunia Pendidikan Navigasnews- Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa anak Indonesia sejati...
Kemdikbud Dorong Implementasi Pendidikan Berbasis Budaya Daerah Navigasinews - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong pemerintah daerah mengimplementasikan...