bnpt 1 photo bnpt 2_zpsit6thrqt.png

Polisi Menetapkan Rizieq Shihab sebagai DPO

Habib Rizieq Syihab (foto: tribunnews)

Navigasinews.com – Polisi menetapkan Habib Rizieq Shihab dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kepastian polisi menetapkan Rizieq Shihab sebagai DPO dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono hari ini.

Menurut Argo, keputusan polisi menetapkan Rizieq Shihab sebagai DPO telah sesuai dengan prosedur dan peraturan yang ada. Semua tahapan telah dilalui oleh penyidik sehingga akhirnya polisi menetapkan Rizieq Shihab sebagai DPO.

”Sudah ditetapkan sebagai DPO, penyidik berkerja sama dengan pihak imigrasi dan juga divisi hubungan internasional untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk akan ada pencabutan paspor atau tidak,”kata Kombes Argo Yuwono , Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Menurutnya, penyidik setelah mengeluarkan penangkapan, penyidik melakukan penyelidikan ke rumah Rizieq dan ternyata Imam Besar FPI ini tak ada.

“Setelah itu baru ke imigrasi menanyakan kapan yang bersangkutan keluar dari Indonesia kemudian kapan masuk ke Indonesia. Ternyata 26 April ke luar negeri sampai sekarang belum masuk ke Indonesia. Dengan dasar itu, makanya penyidik kemarin membuat daftar pencarian orang. Tahapannya sudah dilalui semua,” kata Argo.

Saat ini Rizieq sedang di Arab Saudi. Tim kuasa hukum Imam Besar FPI ini pun akan melakukan perlawanan hukum terkait ditetapkan kliennya sebagai tersangka.

Menanggapi keputusan polisi menetapkan Rizieq Shihab sebagai DPO, Kuasa Hukum Habib Rizieq, Eggi Sudjana mempersoalkan langkah polisi ini. Menurut Eggi, keberadaan Habib Rizieq jelas. Dewan Pembina GNPF MUI itu berada di Arab Saudi.

“Kan jelas di Arab Saudi, ya polisi tinggal cari. Tinggal berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi, ” ujar Eggi.

Kasus Lain

Sementara itu Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menerima Surat Perintah DImulainmya Penyidikan (SPDP) atas nama Rizieq Shihab atas sebuah orasi yang dilaporkan seorang warga bernama Muhammad Maryadi.

Kasipenkum Kejati Jawa Barat Reymon Ali membenarkan pihaknya menerima SPDP tersebut dari Kepolisian.”Kami sedang mendalami surat ini,”kata Reymon.

Menanggapi itu tim Kuasa Hukum Rizieq Shihab hari ini mendatangi Kejati Jabar untuk mempertanyakan kebenaran adanya SPDP tersebut. Menurut Kuasa Hukum Rizieq Ki Agus M Khoiri, laporan Maryadi tersebut tidak benar karena tak ada ajakan melakukan kerusuhan dalam orasi tersebut.

Eh, Sudah Baca Ini Belum?

Menunggu Respon Penyidik Terhadap Permohonan Penghentian Kasus Habib Rizieq  Navigasinews.com - Surat permohonan penghentian penyidikan perkara alias (SP3) kasus dugaan chat por...
Habib Rizieq Masuk Radar Pesaing Jokowi Di Pilpres 2019 Navigasinews.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin‎ mengatakan, ...
Wakapolri: Tidak Ada Opsi Penjemputan Paksa Rizieq Syihab Navigasinews.com - Wakapolri Komisaris Jendral (Komjen) Syafruddin mengatakan, tidak ada opsi lain u...
Beredar Seruan Pengerahan Massa Jemput Rizieq, Polda Metro Gelar Rapat Navigasinews.com - Polda Metro Jaya menggelar rapat guna membahas penyebaran informasi tentang serua...
Kapolri Tepis Wacana Kriminalisasi Kasus Habib Rizieq Navigasinews.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menetapkan pimpinan ...