Advokat Muda Kritisi Sambutan Luhut: Pemerintah Jangan Lindungi Koruptor E-KTP

Direktur Eksekutif Institute For Indonesian Integrity (INFIT), Abdul Haji Talaohu

Navigasinews.com – Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan tentang KPK di Rapimnas Golkar menuai kritik.

“Nggak usah bicara aneh-aneh. Yang urusin, mau KPK kek udah ada yang urusin, tenang aja ada yang urusin. Ada yang urusin Pilkada, ada yang urusin Jaksa Agung, KPK, itu sesuai kepercayaan masing-masing aja, nggak usah ributin itu,” kata Luhut Binsar Panjaitan menko Kemaritiman era pemerintahan Jokowi-JK dalam Rapimnas partai Golkar di hotel Novotel (21/5).

Direktur Eksekutif institute Indonesian for Integrity (INFIT), Abdul Haji Talaohu, mengungkapkan pernyataan tersebut sangatlah tidak elok untuk disampaikan ke hadapan publik.

“Ini sangat tendensius,” ujar Abdul Haji Talaohu.

Menurutnya, ketua umum partai berlogo beringin ini belakangan kerap dikaitkan dengan kasus E-KTP yang merugikan negara sebesar 2,3 triliun. Dia melanjutkan, “Publik akan mempertanyakan independensi KPK dengan pernyataan Luhut ini”.

Hal tersebut bagi Ajis akan membuat KPK dikangkangi oleh pemerintahan sekarang. Dia menandaskan kekhawatirannya kelak kasus Setia Novanto sama dengan Aguan yang hanya berakhir dengan pencabutan status pencekalan oleh KPK.

“Jika itu terjadi maka kepercayaan publik terhadap KPK akan semakin menurun,” imbuhnya.

Ajis yang juga advokat muda ini menambahkan bahwa E-KTP masuk kategori grand corruption yang diduga melibatkan sejumlah pejabat negara. Sehingga sudah seharusnya KPK lebih berani lagi untuk mengungkapnya.

“KPK jangan berhenti dengan pencekalan saja, tapi harus berani menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka jika sudah terpenuhi dua alat bukti yang kuat,” tambahnya

Menurutnya, rakyat Indonesia siap menjadi garda terdepan membela KPK dari niat jahat terhadap upaya pemberantasan korupsi.

“Pemerintah jangan lindungi koruptor,” tutupnya.

Be the first to comment on "Advokat Muda Kritisi Sambutan Luhut: Pemerintah Jangan Lindungi Koruptor E-KTP"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*