Kesalahan Habib Rizieq Terkesan Dicari-cari, Mahfud MD: Lihat Dulu Faktanya

Mahfud MD saat menjadi keynote speaker seminar di Fakultas Hukum UII Yogyakarta, Sabtu (20/5/2017)

Navigasinews.com – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Mahfud MD angkat bicara terkait kasus dugaan pornografi yang menjerat Rizieq Syihab atau Habib Rizieq.

Mahfud membenarkan bahwa ada kesan aparat mencari-cari kesalahan imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu, namun harus juga dibandingkan dengan fakta penyelidikan nantinya.

“Bisa saja. Kesan itu tidak bisa dihindari, kesan seakan-akan Habib Rizieq dicari-cari salahnya. tetapi kalau memang ada bukti tak apa-apa, kesan tidak bisa dihindari,” kata Mahfud selepas seminar nasional ‘dinasti politik dalam pilkada dan potensi korupsi di daerah, di Fakultas Hukum UII Yogyakarta, Sabtu (20/5/2017).

“Ya kesan, kesan itu ada. Saya juga punya kesan seperti itu, tapi kan kesan itu tidak selalu benar, lihat faktanya saja,” tambahnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menambahkan, mangkirnya Habib Rizieq saat dimintai keterangan sebagai saksi, lalu memutuskan pergi ke luar negeri disebabkan tidak ada penanganan yang rapi dari pihak kepolisian. “Setengah-setengah begitu (penanganannya) ya orang lari,” kritiknya.

Padahal orang yang terlibat kasus, dan sudah terindikasi kuat melanggar hukum harusnya bisa ditangani dengan lebih baik sejak awal. Sehingga upaya mangkir dari panggilan bisa dicegah.

“Kalau sudah ada indikasi kuat (melanggar hukum) ya ditangani, ditangkal, dicegah,” paparnya. “Dulu harusnya langsung diproses kalau memang sudah ada alat bukti yang cukup,” tuturnya.

Tapi karena Habib Rizieq saat ini terlanjur ke luar negeri, Mahfud menilai dia harus dibawa pulang ke Indonesia. Agar nanti proses peradilan yang memutuskan, apakah Habib Rizieq terlibat kasus dugaan pornografi atau tidak.

“Iya seharusnya Habib Rizieq pulang. Toh kalau tidak pulang ya dia dideportasi juga,” pungkasnya.

Be the first to comment on "Kesalahan Habib Rizieq Terkesan Dicari-cari, Mahfud MD: Lihat Dulu Faktanya"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*