Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Kongres PMII Kacau, Presidium Sidang Dituding Tak Paham Persidangan

Proses Sidang Pleno Tatib Persidangan Kongres PMII XIX (Foto: PMIInewsonline.com)

Navigasinews.com – Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) XIX di Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) berlangsung ricuh. Sebagian peserta kongres mengaku kecewa terhadap proses sidang kongres. Forum tertinggi bagi para kader PMII se-Indonesia tersebut terkesan hanya milik presidium sidang saja.

“Forum yang semestinya milik bersama hanya menjadi forum presidium sidang saja”, ungkap Andri, Salah satu peserta utusan PC PMII.Rabu (17/05/2017).

Kekisruhan terjadi dalam agenda pembahasan tata tertib tersebut disulut kepemimpinan presidium sidang. Menurut Andri, mekanisme persidangan yang tidak jelas menjadi pemantik konflik yang sering terjadi dalam berjalannya persidangan.

“Opsi yang tidak jelas, afirmasi yang tak dibatasi, serta mekanisme dalam pengambilan keputusan yang diambil secara sepihak seperti menggambarkan presidium sidang tidak paham dalam mekanisme persidangan saja”, tambah Andri.

Andri mengesalkan, seharusnya prosesi kongres menjadi contoh untuk tataran kaderisasi di tingkat bawahnya. Andri menambahkan, seharusnya para Pengurus Besar PMII, khususnya presidium sidang bisa memberikan contoh yang baik. Bukan malah bertindak sesuai apa yang menjadi kemauan dia sendiri.

“Yang hadir di kongres ini merupakan para kader terbaik yang mewakili daerahnya masing-masing. Malah kita di sini hanya dijadikan boneka untuk mengikuti apa yang menjadi keinginan presidium sidang. Jangan sampai PMII yang sekarang menjadi organisasi kemahasiswaan terbesar di Indonesia beralih fungsi bukan menjadi organisasi kaderisasi lagi”, ungkap Andri.

Be the first to comment on "Kongres PMII Kacau, Presidium Sidang Dituding Tak Paham Persidangan"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*