Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Direktur INFIT: Yang Fitnah Pak JK Itu Gerombolan-gerombolan Panik

Direktur Eksekutif Institute For Indonesian Integrity (INFIT), Abdul Haji Talaohu

Navigasinews.com – Ramainya gelombang fitnah dan tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla belakangan ini memantik beragam reaksi.

Tuduhan dan fitnah tak berdasar tersebut ditengarai sebagai upaya sistematis untuk membenturkan Presiden dan Wakil Presiden. Hal tersebut disampaikan Abdul Haji Talaohu, Direktur Eksekutif Institute For Indonesian Integrity (INFIT) di Jakarta, Kamis (18/5)

“Saya melihat ada indikasinya ke sana. Beberapa pihak berupaya memecah dan meretakkan hubungan presiden dan wapres. Ini harus kita lawan. negara tdk boleh dikorbankan oleh perilaku dn kepentingan2 elit tertentu” papar Abdul Haji Talaohu yang kerap disapa Ajis ini.

Ajis selanjutnya memaparkan bahwa gelombang fitnah itu muncul karena kepanikan segelintir pihak yang tidak senang dengan peran dan fungsi yang dilakukan Wakil Presiden dalam membantu tugas-tugas Presiden.

“Jadi begini ya, UU jelas mengatur peran dan fungsi Wakil Presiden. Lalu kenapa ada yang panik dengan peran wakil presiden itu? Wakil presiden itu bukan ban reserep. Dia punya peran dan fungsinya. Kalau dengan peran pak JK itu disebut hendak mengambil alih peran presiden, itu kekeliriuan berpikir daro orang yang gak mengerti tata kelola pemerintahan” terang Abdul Haji Talaohu.

UU mengatur dengan jelas bahwa dalam melaksanakan tugas-tugasnya, Presiden dibantu oleh Wapres, sehingga tuduhan bahwa wapres akan menggoyang posisi presiden itu menjadi keliru dan tidak beralasan.

“Pandangan-pandangan picik seperti itu tidak memiliki landasan hukum dan politik yang kuat. Justru pendapat seperti ini yang ingin menggoyang stabilitas pemerintahan. Karena menurut saya, Dari sisi hukum Tata Negera, Wapres adalah pembantu Presiden, sehingga karenanya menjadi dwi tunggal dalam pemerintahan” nilai Talaohu.

Ajis sebaliknya beranggapan bahwa kepanikan-kepanikan dari kelompok-kelompok itu yang mesti dicurigai.

“Kepanikan orang-orang yang selama ini khawatir ketika hubungan presiden dan wapres menjandi harmonis ini nampak sangat tendensius dan kental motif berkuasanya. Orang-orang semacam itu sebaiknya kita tangkap dan penjarakan, terlebih jika yang bersangkutan itu adalah politisi partai” tutup Ajis dgn nada geram.

Be the first to comment on "Direktur INFIT: Yang Fitnah Pak JK Itu Gerombolan-gerombolan Panik"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*