Adian dan Silfester Hina JK, Warga Sulsel Konsolidasi Di Jakarta

Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla

Navigasinews.com – Tudingan profokatif dan fitnah terhadap wakil presiden Jusuf Kalla oleh politisi PDIP, Adian Napitupulu dan Koordinator Solmet, Silfester Matutina menuai kecaman publik. Salah satu respon tersebut berasal dari Warga Sulsel se Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, Adian Napitupulu menyatakan kepada JK untuk jangan coba-coba mengkhianati Jokowi. Hal ini disampaikan Adian di Graha Cipta II, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Senin (15/5/2016) lalu saat acara Refleksi Gerakan Mahasiswa 98 Melawan Kebangkitan Orde Baru, yang diselenggarakan oleh Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98).

Sekjen PENA 98 ini menyerukan agar semua pihak yang berada di lingkaran Istana Negara untuk tidak berkhianat kepada Presiden Joko Widodo.

“Kalau misalnya kemudian Wakil Presiden juga mau mencoba-coba (khianati Jokowi), kita akan mencatat namanya. Dan kami harap, kerakusan-kerakusan untuk berkuasa tidak mengorbankan rakyat kita,” seru mantan aktivis jalanan ini.

Sementara itu, sebuah Video Beredar menjadi Viral berisi orasi Koordinator Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina. Dalam orasinya tersebut dirinya menyebut Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) sebagai akar permasalah Indonesia saat ini.

“Akar permasalahan bangsa ini adalah ambisi politik Jusuf Kalla,” tegas Matutina dalam video orasinya yang menjadi viral itu.

Menurutnya, JK-lah yang menggunakan rasisme, issu sara untuk memenangkan Anies-Sandi.

“Untuk kepentingan JK 2019, untuk kepentingan korupsi keluarga JK,” ujarnya.

Menilai hal tersebut, Direktur Eksekutif Institute For Indonesian Integrity (INFIT), Abdul Haji Talouhu menilai apa yang mereka sampaikan sangatlah tidak etis dan terlihat kekanak-kanakan. Seharusnya sebagai politisi PDI-P, Adian mesti menahan diri dari ujaran-ujaran yang bisa memantik reaksi dan semakin memperkeruh situasi.

“Apalagi, Presiden Jokowi telah menginstruksi semua elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuaan dan kondusifitas nasional. Saya menilai, pernyataan Adian ini justru menampar wajah Presiden”. Tegas Abdul Haji Talaohu di Jakarta, Selasa (16/5).

Undangan Konsolidasi

Ungkapan ketersinggungan sejumlah pihak terhadap pernyataan Adian Napitupulu dan Silfester Matutina beredar dengan cepat. Salah satunya di kalangan warga Sulsel yang berdomisili di area Jakarta.

Mereka mengecam pernyataan Adian dan Silfester tersebut. Bahkan, berdasarkan informasi yang kami himpun, sore ini, Rabu (17/5/2017)Warga Sulsel Se Jakarta mengadakan rapat untuk membahas langkah lebih lanjut.

Berikut undangan yang beredar di berbagai grup Whatsapp berhasil kami peroleh.

Kepada Yth
Masyarakat Sul Sel yg ada di Jabodetabek.

Kami mengundang Bapak/Ibu saudara untuk pertemuan khusus dan mendesak, terkait Pencemaran nama baik yg bernilai penghinaan terhadap Bapak Yusuf Kalla, oleh Adian Napitulu dan sejumlah Ahokers lainnya.

Tanggal / Waktu : 17 Mei 2017

Waktu : Jam 15.00 sore.

Tempat : Wisma Sulsel. Perwakilan Sulsel . Jl. Yusuf Adiwinata, Jakarta Pusat.

Demikian Undangan ini kami sampaikan kepada Bapak/Ibu

Wassalam,

Warga Sul-Sel Jakarta
DR. Said Didu
Insanial Burhamzah
IR. Aslam Katutu
Frman Rappa
Basri

Tembusan kepada Yth
1. Bapak Gubernur Sul Sel, di Makassar
2. Bapak Walikota Makassar, di Makassar

Be the first to comment on "Adian dan Silfester Hina JK, Warga Sulsel Konsolidasi Di Jakarta"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*