Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Di Milad PKS, Anies Dan Sandi Membaca Tanda-tanda

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Milad PKS (30/4/2017)

Navigasinews.com – Sejumlah tokoh menghadiri milad ke-19 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Ballroom Grand Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (30/4/2017). Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno sempat membacakan puisi.

Anies dan Sandi maju membacakan puisi setelah Deddy Mizwar yang membacakan dua buah puisi berjudul “Aku Tulis Pamplet ini” karya WS Rendra dan “Hanya Emak Yang Tau Rasanya” karya Menteri Sosial Khofifah Indra Parawansa.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno membaca puisi berdua secara bergantian. Ada satu puisi karya Taufik Ismail yang dibacakan, berjudul “Membaca Tanda-tanda”.

Sebelum membaca sempat terjadi percakapan kecil di antara mereka berdua. Sandi mengawali dengan ucapan selamat kepada PKS.

“Selamat ulang tahun, PKS. Yang ke-19,” ujar Sandi.

Anies kemudian membalas, “Selamat kepada PKS, semoga dapat menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi semua.”

“Pilihan ini kalau boleh bukan kami yang milih,” ujar Sandi dengan isyarat mengarah kepada lembar puisi di tangannya.

“Tapi sambil kita membaca mungkin ada tanda-tanda dari PKS. Ada Pak Prabowo, Pak Hary Tanoe. Dan nampaknya ada tanda-tanda perubahan beberapa tahun kemudian. Mungkin kita diminta membaca tanda-tanda (perubahan) ke depan,” timpal Anies. Kemudian mereka mulai membaca secara bergantian puisi karya Taufik Ismail pada tahun 1982 tersebut dengan dimulai dari Anies.

Usai membacakan puisi, keduanya mendapat tepuk tangan meriah dari tamu yang hadir.

Berikut Teks Puisi “Membaca Tanda-Tanda” Karya Taufiq Ismail (1982)

Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari kitaAda sesuatu yang mulanya tak begitu jelas
tapi kini kita mulai merindukannya Kita saksikan udara
abu-abu warnanya

Kita saksikan air danau
yang semakin surut jadinya
Burung-burung kecil
tak lagi berkicau pagi hari Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan hutan

Kita saksikan zat asam didesak asam arang
dan karbon dioksid itu menggilas paru-paru

Kita saksikan
Gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air air
mata Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda-tanda? Allah

Kami telah membaca gempa
Kami telah disapu banjir
Kami telah dihalau api dan hama
Kami telah dihujani abu dan batu Allah

Ampuni dosa-dosa kami Beri kami kearifan membaca
Seribu tanda-tanda Karena ada sesuatu yang rasanya
mulai lepas dari tangan dan meluncur
lewat sela-sela jari Karena ada sesuatu yang mulanya
tak begitu jelas
tapi kini kami mulai merindukannya.

Be the first to comment on "Di Milad PKS, Anies Dan Sandi Membaca Tanda-tanda"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*