Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Fahd A Rafiq Tersangka KPK, Yorris: Golkar Tak Akan Membela

Fahd El Fouz Arafiq bersama Yorrys Raweyai dalam kegiatan Rapimnas I AMPG (2016)

Navigasinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz alias Fahd A. Rafiq tersangka kasus dugaan suap proyek pengadaan Alquran. Partai Golkar menegaskan tak ada pembelaan bagi tersangka korupsi.

“Pokoknya Golkar mendukung KPK dalam rangka pembebasan korupsi. Kami tidak akan membela, sebab pemberantasan korupsi menjadi komitmen Partai Golkar,” kata Korbid Polhukam Golkar Yorrys Raweyai kepada wartawan, Kamis (27/4/2017).

Yorrys menerangkan kasus yang menjerat Fahd A. Rafiq tersebut harus jadi perhatian bagi Golkar, sebab Fahd menduduki sejumlah posisi penting di partai. Status Fahd sebagai mantan terpidana kasus Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) seolah tidak dipedulikan, malah diberi sejumlah posisi strategis. Selain Ketum AMPG, Fahd juga menjabat sebagai Ketua DPP Golkar Bidang Pemuda dan Olahraga.

“Hal ini harus menjadi atensi Partai Golkar dalam proses menempatkan orang-orang di kepengurusan,” ujar Yorrys.

KPK menetapkan sebagai tersangka perkara korupsi Alquran yang juga menyeret eks anggota DPR Zulkarnaen Djabar dan putranya Dendy Prasetia. Zulkarnaen dan Dendy sudah divonis bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Fahd sebelumnya menjadi tersangka kasus suap pengurusan alokasi dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) yang menjerat anggota DPR Wa Ode Nurhayati.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan, Fahd diduga bersama-sama dengan terpidana korupsi pengadaan Alquran, Zulkarnain Jabbar‎ dan Dendi Prasetya Zulkarnain Putra menerima suap dari dua perusahaan swasta terkait pengadaan Alquran serta proyek pengadaan alat laboratorium Tsanawiyah.

“Atas perbuatannya yang bersangkutan melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Jo Pasal 65 KUHP,” katanya.

Fahd merupakan tersangka ketiga dalam kasus korupsi pengadaan Alquran dan proyek pengadaan alat‎ laboratorium Tsanawiyah ini. Sebelumnya, mantan anggota Komisi VIII DPR, Zulkarnaen Jabbar dan Pengusaha, Prasetya Zulkarnaen telah dijebloskan ke dalam penjara terlebih dahulu.

“Adapun indikasi penerimaan uang terhadap tersangka ‎sebesar Rp3,4 miliar,” tutup Febri.

Be the first to comment on "Fahd A Rafiq Tersangka KPK, Yorris: Golkar Tak Akan Membela"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*