Nilai Raport Berbagai Lembaga Survei Di Pilkada DKI

sumber: KPUD DKI Jakarta

Navigasinews.com – KPUD DKI Jakarta melalui website resmi KPU baru saja selesai menghitung Real Count Pilkada DKI 2017. Anies-Sandi menang di angka 57, 95 persen. Ahok-Djarot di angka 42.05 persen.

Pengamat Sosial Devie Rahmawati mengatakan masyarakat sudah mendapatkan pelajaran penting dari lembaga-lembaga survei.

“Masyarakat semakin cerdas karena sudah ada pengalaman di pemilihan-pemilihan sebelumnya. Itu artinya, kalau dalam hal ini masyarakat sudah selesai (terkait lembaga survei yang bermasalah),” ujar Devie di Jakarta, Sabtu (22/4).

Menurutnya sudah Saatnya masyarakat mampu mengevaluasi kinerja aneka lembaga survei berdasarkan hasil real count itu. Publik jelas dan harus juga punya hak mengevaluasi bahkan menghukum lembaga survei agar mereka lebih berhati-hati dengan metodelogi.

Ini penting agar publik tidak hanya dijadikan obyek oleh lembaga survei. Publik juga harus menjadi subyek, membangun tradisi mengkritik lembaga survei agar berhati-hati dengan publikasinya.

Sebelumnya, Peneliti alumnus FISIP Universitas Indonesia (UI), Fitri Hari menjelaskan perlu dilakukan audit publik kepada lembaga survei yang hasil surveinya berbeda jauh dengan penghitungan KPU DKI Jakarta.

Dirinya menyebut sebagai kategori kartu merah untuk lembaga survei yang salah fatal. Kartu kuning untuk lembaga survei yang tak mempublikasi hasil surveinya padahal di putaran pertama mereka aktif. Kartu biru untuk lembaga survei yang berhasil menggambarkan realitas di hari pilkada.

Dia menyarankan agar lembaga survei itu perlu diberikan peringatan atau ‘kartu merah’ oleh publik karena hasil buruk surveinya di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017. “Tiga survei yang diberikan kartu merah adalah SMRC (Saiful Mujani Research Center), Indikator, dan Charta Politika.” Ungkap Fitri.

Setelah diolah dari berbagai sumber, tim navigasinews.com menelusuri kategorisasi yang disebut oleh Fitri Hadi. Lembaga survei dengan kategori Kartu merah itu diberikan untuk dua kegagalan.

Halaman Selanjutnya->

Be the first to comment on "Nilai Raport Berbagai Lembaga Survei Di Pilkada DKI"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*