Jokowi: Siapapun Yang Terpilih, Kita Semua Bersaudara

Presiden Joko Widodo saat setelah menggunakan hak pilih nya dalam pilkada DKI putaran pertama, 15 Februari Lalu

Navigasinews.com – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta di TPS 04 Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat.

Jokowi menggunakan hak pilihnya sebagai warga Jakarta. Mantan Gubernur Jakarta itu terlihat menggunakan kemeja berwarna putih. Sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengenakan kebaya berwarna merah muda.

Jokowi datang bersama istri, Iriana, sekitar pukul 10.30 WIB. Jokowi tidak lama berada di tempat penyoblosan. Begitu duduk sekitar 10 menit, panitia petugas pemilu menyebutkan nomor urut Jokowi dan Iriana. Keduanya kemudian lekas memilih.

Setelah menyoblos, Jokowi memberikan pernyataan kepada awak media yang sedari pagi menunggu kedatangannya. Dalam pernyataannya, Jokowi mengimbau warga Jakarta harus siap dengan apapun hasil pilkada.

“Perbedaan pilihan politik jangan sampai pecah belah persatuan. Kita ingat, kita semua bersaudara. Apapun hasilnya, siapapun yang terpilih, harus kita terima dengan lapang dada,” tuturnya.

Jokowi mengatakan, meyakini Pilkada DKI Jakarta putaran kedua berjalan lancar dan akan menghasilkan pemimpin kota yang terbaik, dan tepercaya. Dia kembali menekankan ikatan persaudaraan antar warga Jakarta harus terjalin erat.

Jokowi berpesan, siapapun yang terpilih harus diterima dengan lapang dada. “Titip, jangan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa karena kita bersaudara. Apapun hasilnya, siapapun yang terpilih harus kita terima dengan lapang dada,” katanya.

Meskipun Jokowi datang ke TPS 4, Gambir, Jakarta Pusat, dalam kapasitasnya sebagai warga negara. Namun pengamanan yang diberlakukan di TPS tetap diberlakukan layaknya pengamanan kepresidenan. Puluhan paspampres telah berjaga-jaga di lokasi beberapa jam sebelum Jokowi tiba. Pemilih maupun awak media yang datang ke TPS tetap harus melewati pintu metal detector.

Di tempat terpisah, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, siapa pun yang membuat rusuh dalam Pilkada DKI Jakarta akan ditindak tegas kepolisian. Itu sebabnya, dia mendorong agar masyarakat mempercayakan pengamanan Pilkada DKI Jakarta kepada petugas keamanan.

“Polri menjamin keamanan warga, ketertiban, dan suasana aman. Apalagi bantuan TNI serta Satpol PP/Linmas dan elemen-elemen masyarakat cinta demokrasi damai. Yang membuat kerusuhan pasti ditindak tegas sesuai protap yang dikeluarkan Kapolri dan Kapolda Metro,” kata Tjahjo di Jakarta.

Sebanyak 7.218.254 orang terdaftar sebagai pemilih tetap dalam Pilkada DKI putaran kedua. pemungutan suara ini dilakukan di 13.034 TPS.

KPU DKI Jakarta menetapkan dua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubenur yang lolos ke putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017. Kedua pasangan itu adalah Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Hari ini warga Jakarta kembali ke TPS untuk melakukan pencoblosan pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Masa kampanye putaran kedua dimulai pada 7 Maret hingga 15 April 2017, dilanjutkan dengan masa tenang hingga 18 April 2017.

Be the first to comment on "Jokowi: Siapapun Yang Terpilih, Kita Semua Bersaudara"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*