bnpt 1 photo bnpt 2_zpsit6thrqt.png

3 Alasan Liga 1 Indonesia Tiba-tiba Diminati Pemain Top Dunia

kedatangan Michael Essien ke Persib Bandung

Liga 1 merupakan nama liga pada divisi teratas sepak bola Indonesia yang dahulu bernama Indonesia Super League. Diikuti oleh 18 tim, Liga 1 akan dimulai pada 15 April 2017 dan memiliki regulasi ketat perihal skuat masing-masing tim.

Kompetisi ini akan jadi yang pertama bagi Indonesia selepas vakum selama setahun akibat sanksi FIFA. Tak hanya itu, penantian panjang publik akan sepak bola Tanah Air juga diramaikan dengan bursa transfer pemain yang tiba-tiba diminati pemain top dunia.

Sudah lama tentunya pecinta sepak bola Indonesia melihat bintang-bintang top dunia yang pernah bersinar, terutamanya di Eropa, sejak kedatangan Roger Milla, Mario Kempes, Eric Djemba-Djemba, Marcus Bent, dan Lee Hendrie.

Kini, Indonesia kembali menjadi salah satu target pemain top dunia tersebut seiring kedatangan Michael Essien ke Persib Bandung. Mengapa demikian? Apa alasannya?

3. Michael Essien

Michael Essien

Regulasi anyar pemain tim di Liga 1 di antaranya adalah keberadaan lima pemain U-23 di dalam tim senior dan tiga di antaranya wajib bermain sebagai starter. Selain itu, terkait peraturan pemain asing, tiap klub boleh menggunakan servis dua pemain non-Asia, satu pemain Asia, dan satu marquee player.

Marquee player yang ditetapkan PSSI bisa berasal dari negara mana saja, pernah bermain di Piala Dunia, dan harus berada di bawah usia 35 tahun. Essien merupakan contoh marquee player yang pernah bermain di Piala Dunia bersama Timnas Ghana, ia berusia 34 tahun kala datang ke Indonesia tahun ini.

Kehadiran mantan pemain Chelsea, AC Milan, dan Real Madrid di Persib itu juga yang jadi pemicu potensi kedatangan bintang top dunia lainnya. Sebab, klub lain jadi termotivasi dengan kedatangannya di Indonesia dan mereka yang punya kekuatan finansial, tentu ingin bersaing dengan Persib dan coba memboyong pemain bintang lainnya.

2. Visi Sepakbola Indonesia

PSSI

Bagi publik yang baru belajar mencintai atau ingin mempelajari sepak bola Indonesia, maka saat ini merupakan momen yang tepat. Pasalnya sepak bola Indonesia tengah berbenah dengan perubahan yang radikal

PSSI dan Kemenpora bersinergi bersama untuk mengembangkan sepak bola Indonesia, regulasi baru coba diterapkan di Liga 1, dan Timnas Indonesia ditangani oleh mantan pelatih Timnas Spanyol U23, Luis Milla.

Sejalan dengan perkembangan itu, klub-klub peserta Liga 1 pun tak mau kalah dalam menambah kualitas bermain mereka dengan mendatangkan pemain asing. Kini, mereka tak lagi asal-asalan mendatangkan pemain asing dengan latar belakang yang tidak diketahui sebelumnya.

Sebaliknya, agen pemain menawarkan banyak pemain top dunia yang mungkin dikenal pecinta sepak bola seperti Peter Odemwingie, Emmanuel Adebayor, Marouane Chamakh, dan Javier Saviola.

Kendati mereka tak lagi ada di usia muda, selama berada di bawah usia 35 tahun takkan mengalami kendala bermain di Indonesia. Sebagian dari mereka juga mungkin tertarik ke Tanah Air karena tahu kualitas dan pengalamannya dibutuhkan di sini, kedatangan Essien pun membuka pintu bagi kedatangan bintang dunia lainnya.

1. Dampak Liga Tiongkok

Oscar di Shanghai SIPG

Munculnya minat pesepakbola top dunia datang ke Indonesia tak lepas dari dampak kedatangan pesepakbola beken Eropa ke Tiongkok. Mengapa begitu? Apa kaitannya?

Seiring kedatangan bintang top Benua Biru ke Negeri Tirai Bambu, tentu pesepakbola yang masih bermain di Eropa atau negara lain akan bertanya-tanya perihal sepak bola di Asia, karena Tiongkok merupakan salah satu negara di Asia.

Berkembangnya sepak bola Asia dan pemberitaan media bisa menarik atensi pemain top dunia. Bukan hanya Tiongkok yang akan menjadi destinasi mereka, melainkan Indonesia yang juga telah memiliki Essien saat ini.

Sumber: www.ftb90.com