Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

PUPR : Petugas Harus Pantau Kondisi Jalan Papua

NaviagasiNews – Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah giat melakukan pembangunan jalan di Papua lewat pembangunan jalan Trans Papua. Tak hanya pembukaan kawasan yang masih tertutup dan belum tersambung jalan, pemerintah juga juga fokus pada perbaikan jalan yang sudah ada.

Menurut Direktur Pembangunan Jalan Kementerian PUPR, Gani Ghozali, pembangunan jalan baru akan sia-sia bila jalan yang sudah ada justru rusak dan tidak bisa dilalui karena kurang perawatan.

Berkenaan dengan hal tersebut, ia didampingi Kepala Balai Besar Jalan Wilayah XVIII papua, Osman Hariyanto Marbun melakukan pertemuan dengan para Satuan Kerja (Satker) di Balai Besar Jalan Wilayah XVIII Papua.

Pertemuan mengambil lokasi di Bandara Tanah Merah, Boven Digoel, Papua, Minggu ( 19/2/2017).

Dalam pertemuan itu, Gani meminta para Satker untuk terus memperhatikan kondisi jalan Trans Papua, jangan sampai terjadi kerusakan berat yang akhirnya tidak bisa dilalui kenderaan.

“Tugas kita adalah memperbaiki jalan. Jadi jangan sampai ada jalan yang rusak hingga tidak bisa dilalui kendaraan. Ibarat rumah menjadi kewajiban kita untuk membayar listrik tidak perlu harus diperintah baru dibayar. Demikian juga dengan jalan. Jangan sampai masyarakat berteriak baru kita kerjakan,” kata dia.

Untuk itu, ia memerintahkan kepada para Satker harus terus memonitor perkembangan ruas-ruas jalan yang menjadi wilayah pengawasan kita masing-masing.

“Sekali lagi saya tegaskan tolong semua para Satker untuk bekerja secara profesional tanpa harus berpikir yang lain-lain. Tugas kita melayani masyarakat,” katanya.

Be the first to comment on "PUPR : Petugas Harus Pantau Kondisi Jalan Papua"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*