Quick Count Pilkada Tasikmalaya 2017, Selisih Tipis

ilustrasi quick count pilkada serentak 2017

Navigasinews.com – Citra Komunika LSI merilis hasil proses Quick Count Pilkada Tasikmalaya 2017. Peneliti senior Citra Komunika LSI Muhammad Khotib mengatakan, rilis hasil hitung cepat sempat terlambat karena menunggu data masuk sampai seratus persen.

Hasilnya adalah, Pasangan calon nomor urut 2 Pilkada Kota Tasikmalaya Budi Budiman-HM Yusuf (Budi-Yusuf) mengungguli pasangan calon lain dengan perolehan suara 39,98 persen. Itu berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan Citra Komunika LSI.

Menurutnya, pihaknya berani mempublikasikan hasil quickcount setelah data telah rampung diterima 100%. Hal itu dilakukan karena suara pasangan Budi Budiman-M Yusuf berselisih sangat tipis dengan Dede Sudrajat-Asep Hidayat.

“Persaingan paslon nomor urut 2 dan 3 sangat ketat hingga detik akhir. Makanya kami terus pantau sampai jumlah suara yang masuk 100 persen yang hasilnya selisih 1,42 persen,” terangnya, Rabu
(15/2)

Berdasarkan data hitung cepat tersebut, kata dia, H Budi Budiman-Muhammad Yusuf mendapat kemenangan lewat perolehan 39,98 persen.

Sedangkan paslon nomor urut 3 H Dede Sudrajat-H Asep Hidayat (Dahsyat) menempati posisi kedua dengan 38,56 persen.

Adapun paslon nomor urut 1 Dicky Candra – H Denny Romdhony memperoleh 21,46 persen.

Khotib menjelaskan hitung cepat LSI didasarkan pada 207 sampel dari 1.120 TPS yang tersebar di wilayah Kota Tasik. Metodenya dengan multi-stage random sampling dan margin of error satu persen.

Ia menilai dengan metode seperti itu perbedaan hasil dengan hitung cepat KPU hanya sedikit.

“Quick count kita ambil sampling TPS secara acak dan proporsional dengan margin error 1 persen. Kalau nanti ada beda dengan KPU tidak akan keluar dari batas margin error,” ujarnya.

Be the first to comment on "Quick Count Pilkada Tasikmalaya 2017, Selisih Tipis"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*