Pilkada Tidak Pengaruhi Keputusan Investor Luar Di Indonesia

NavigasiNews – Keriuhan menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Tanah Air tidak diambil pusing oleh pemodal asing. Dalam sepekan, Indonesia kemasukan lagi dana kapital (capital inflow) nyaris Rp2 triliun. Hingga akhir pekan lalu, dana kapital tercatat sekitar Rp26 triliun.

“Dari Januari sampai Februari dana yang masuk Rp26 triliun. Sepanjang tahun lalu Rp126 triliun, itu menunjukkan kepercayaan dari dunia kepada Indonesia. Kita juga lihat dana yang masuk ke Indonesia dalam bentuk foreign direct investment maupun portofolio,” ungkap Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Jakarta, kemarin.

Agus sempat mengatakan pada pekan sebelumnya, dana kapital mencapai Rp24 triliun. Menurut dia, kepercayaan investor tidak terlepas dari ulasan positif lembaga-lembaga asing terhadap perekonomian Indonesia, mulai Dana Moneter Internasional (IMF) sampai lembaga pemeringkat internasional. “Kita juga ikuti hasil Moody’s ratings, Fitch, semua mengonfirmasi kesehatan Indonesia tetap investment grade. Malah outlook dari netral menjadi positif,” tutur Agus.

Dana kapital itu dianggapnya akan memberikan stimulus positif bagi dunia usaha di Indonesia, terlebih mereka yang berorientasi pada ekspor. Penyebabnya, likuiditas yang masuk itu, selain dalam nominal rupiah, banyak yang berupa valuta asing. Hal itulah, menurut Agus, yang membuat nilai tukar rupiah saat ini lebih stabil, bertengger di sekitar Rp13.300 per dolar AS.

“Ketika (kapital) masuk ke Indonesia dan eksportir kita juga melepas dana hasil ekspornya. Itu membuat ketersediaan valas baik. Akibatnya, rupiah terjaga.”

Di pasar obligasi negara, pemerintah pada Selasa (14/2) menyerap dana Rp18,4 triliun dari lelang lima seri surat utang negara (SUN) dengan total penawaran Rp31,8 triliun. Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mengatakan lelang tersebut memenuhi target indikatif yang ditetapkan. Sementara itu, porsi investor asing terhadap total SUN yang dapat diperdagangkan stabil di kisaran 37%.

Be the first to comment on "Pilkada Tidak Pengaruhi Keputusan Investor Luar Di Indonesia"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*