Kinerja Ekspor Berbagai Komoditas Januari 2017 Menurun Drastis

Proses bongkar muat kontainer berlangsung di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Kamis (8/1). Pada 2014 total volume bongkar muat atau trougput peti kemas TPKS Tanjung Emas mencapai 575.671 TEUs atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan pencapaian 2013. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/nz/15.

NavigasiNews – Kinerja ekspor Indonesia hanya sebesar 13,3 miliar dollar AS pada Januari 2017, atau turun 3,21 persen dibandingkan Desember 2016. Hal itu disebabkan anjloknya ekspor non-migas sebesar 3,70 persen.

Sejumlah golongan barang ekspor bahkan anjlok hingga lebih dari 20 persen. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis (16/2/2017), dari total 10 golongan barang ekspor, 4 diantaranya turun.

Penurunan ekspor paling drastis terjadi pada golongan bijih, kerak, dan abu logam mencapai 27 persen. Nilainya anjlok dari 440 juta dollar pada Desember 2016, menjadi 318,8 juta dollar pada Januari 2017.

Golongan barang ekspor lainnya yang turun signifikan adalah ikan dan udang yang mencapai 23,7 persen. Nilainya 282,9 juta dollar pada Desember 2016, jadi hanya 215 juta dollar pada Januari 2017.

Di tempat selanjutnya, golongan barang ekspor kopi, teh, dan rempah-rempah turun 21 persen. Nilainya mencapai 211 juta dollar AS pada Desember 2016, menjadi hanya 166 juta dollar AS pada Januari 2017.

Sementara itu, golongan barang ekspor terakhir yang turun adalah perhiasan atau permata yang mencapai 14,7 persen. Data Desember 2016 lalu, nilainya mencapai 280,5 juta dollar AS.

Namun, pada Januari 2017 hanya mencapai 239,3 juta dollar AS. Meski begitu, sejumlah golongan barang juga menunjukan peningkatan ekspor. Di antaranya yakni benda dari besi dan baja naik 21,2 persen, karet dan barang dari karet naik 10,5 persen.

Be the first to comment on "Kinerja Ekspor Berbagai Komoditas Januari 2017 Menurun Drastis"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*