Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Sektor Pertambangan Penyumbang NPL Terbesar Bank Mandiri

NavigasiNews – Penyaluran kredit PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sepanjang 2016 tercatat meningkat 11,2% dari tahun sebelumnya Rp 595,5 triliun menjadi Rp 662 triliun. Namun rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Bank Mandiri meningkat secara gross dari 2,6% menjadi 4%.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, kenaikan NPL tersebut masih terimbas dari perlambatan ekonomi di sepanjang 2015 dan 2016. Setidaknya ada dua sektor kredit yang menyumbang kenaikan NPL Bank Mandiri, yakni sektor komoditas dan kredit komersial.

“Jadi Ekonomi kita t2015 turun komoditas dan perlambatan konsusmsi domestik. Seperti pertambangan, batu bara, minyak dan gas. Tapi belakangan juga melebar ke sektor konsumtif. Jadi (debitur) yang biasanya hanya punya single revenue source langsung terkena dampak perlambatan ekonomi,” terangnya di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (14/2/2017).

Menurut pria yang akrab disapa Tiko itu, banyak dari debiturnya dari sektor korporasi yang kinerjanya anjlok sepanjang 2015 dan 2016. Sehingga hal itu mempengaruhi pola pembayaran kreditnya.

Namun Bank Mandiri sepanjang 2016 menaikan pencadangan 100% menjadi Rp 24,6 triliun. Pencadangan tersebut diambil dari laba yang diperoleh perseroan, sehingga laba bersih Bank Mandiri di 2016 hanya sebesar Rp 13,8 triliun atau turun 32,1% dari tahun sebelumnya sebesar Rp20,33 triliun. Sementara laba sebelum pencadangan Bank Mandiri 2016 meningkat 12,7% dari Rp 38,4 triliun menjadi Rp 43,3 triliun.

Kendati begitu, Bank Mandiri masih melakukan restrukturisasi aset terhadap sektor-sektor kredit yang bermasalah tersebut. “Dari sisi restrukturisasi memang ada banyak yang saya minta selesai 2015-2016. Total restrukturisasi pinjaman sudah lebih dari Rp 40 triliun. Sektornya beragam, yang sustainable itu perkebunan, batu bara dan sebagainya,” pungkasnya.

Be the first to comment on "Sektor Pertambangan Penyumbang NPL Terbesar Bank Mandiri"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*