JK Instruksikan Pemerintah Daerah Permudah Izin Perumahan Rakyat

NavigasiNews – Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginstruksikan kepada pemerintahan daerah menerbitkan Perda untuk mempermudah izin pengembang perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Hal ini diputuskan dalam rapat Tindak Lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2017).

Dalam Paket Kebijakan Ekonomi ke-13 yang digelontorkan pemerintah, salah satu poin adalah pemerintah telah mempersingkat waktu perizinan pembangunan rumah dari 44 izin menjadi 11 izin. Namun hanya sedikit daerah yang melaksanakan aturan itu.

“Untuk mengubah dari 44 izin menjadi 11 izin itu, dibutuhkan perda. Untuk menyusun perda, ada aturan di daerah bahwa harus melakukan public hearing dengan tokoh-tokoh dan sebagainya,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono usai rapat.

Hingga saat ini, baru lima daerah seperti Balikpapan, Tangerang Selatan, Surabaya, Temanggung, dan Makassar yang menjalankan kebijakan paket ekonomi 13. Oleh karenanya, pemerintah menginstruksikan segera diterbitkannya perda untuk mempermudah izin bangun rumah.

“Makanya Pak Wapres (Wakil Presiden Jusuf Kalla) bilang kesimpulan rapat pertama adalah menginstruksikan Mendagri untuk membuat instruksi kepada pemerintah daerah segera menyusun perda. Contoh saja itu yang lima kota itu. Karena di lima kota itu izinnya hanya sehari. Kok bisa? Yang lainnya kenapa? Tadi diminta ke Ibu Dirjen bangda,” terangnya.

Dalam hal kepemilikan rumah, masyarakat yang masuk kategori MBR adalah mereka yang berpenghasilan maksimal Rp 4 juta dan ingin membeli rumah, dan berpenghasilan Rp 7 juta bagi yang ingin membeli rumah susun.

Be the first to comment on "JK Instruksikan Pemerintah Daerah Permudah Izin Perumahan Rakyat"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*