90% Anggota OPEC Menurunkan Produksi Minyak

Agensi Energi Internasional (IEA) menyatakan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) telah mencapai kepatuhan 90 persen pada Januari 2017 dalam pemangkasan produksi minyak.

Dengan demikian, total pemangkasan mencapai 1,8 juta barrel per hari. Mengutip CNN Money, Senin (13/2/2017), harga minyak mentah AS langsung melonjak 1 persen pada akhir pekan lalu menjadi 53,5 dollar AS per barrel setelah laporan tersebut.

Adapun IEA memonitor pasokan energi di negara-negara terkaya di dunia. Sejak tahun 1989 silam, OPEC sudah beberapa kali menatapkan pemangkasan produksi minyak layaknya yang dinegosiasikan pada tahun 2016 lalu.

Akan tetapi, kenyataannya kala itu OPEC malah memproduksi minyak lebih tinggi dibandingkan kuota produksi mereka. Namun demikian, perjanjian pemangkasan produksi kali ini berbeda.

Arab Saudi melampaui janji pemangkasan produksinya, yakni 490.000 barrel per hari menjadi 70.000 barrel lebih banyak. Angola dan Qatar juga memangkas lebih banyak dari yang telah mereka janjikan.

“Pemangkasan pertama ini jelas merupakan salah satu yang terdalam sepanjang sejarah inisiatif pemangkasan produksi OPEC,” tulis IEA dalam laporannya.

Kesepakatan pemangkasan produksi itu berlaku efektif pada 1 Januari 2017 lalu dan berlangsung selama enam bulan.

Meskipun demikian, beberapa negara anggota OPEC sudah memberi sinyal kesediaan untuk memperpanjang pemangkasan produksi. Beberapa negara produsen minyak non-OPEC seperti Rusia, Meksiko, dan Kazakhstan juga setuju untuk memangkas produksi minyak mereka bersama-sama dengan OPEC.

IEA menyatakan Rusia memangkas 100.000 barrel per hari pada Januari 2017. Rusia sendiri pun sudah setuju untuk secara bertahap memangkas 300.000 barrel per hari.

Data resmi untuk Oman dan Kazakhstan belum dirilis, namun tampaknya mereka juga mematuhi kesepakatan pemangkasan produksi.

Be the first to comment on "90% Anggota OPEC Menurunkan Produksi Minyak"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*